KKP Gandeng BUMN untuk Pemanfaatan Gudang Pendingin Ikan

Kompas.com - 18/02/2019, 11:28 WIB
Ilustrasi ekspor ikanThinkstock Ilustrasi ekspor ikan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) menjalin kerja sama dengan Perum Perikanan Indonesia (Perindo) untuk memperkuat sistem logistik sektor perikanan.

Rifky E Hardijanto, Direktur Jenderal PDSPKP KKP, menuturkan, sistem logistik yang terintegrasi akan meningkatkan kualitas dan nilai perikanan. Pemanfaatan cold storage yang produktif akan menjadikan produk perikanan lebih berdaya saing di pasar domestik maupun pasar international.

Cold storage adalah komponen penting, agar kualitas perikanan lebih baik. Maka dari itu, kami (KKP) bersinergi dengan Perum Perindo untuk mengelola beberap aset cold storage kita,” kata Rifky dalam pernyataannya, Minggu (17/2/2019).

Baca juga: Pabrik Pakan Ikan Milik KKP di Pangandaran Siap Beroperasi Tahun Ini

Ia menyebut, kerja sama dengan BUMN itu untuk pemenuhan pemanfaatan aset negara. Rifky pun meminta kepada Perum Perindo untuk bisa memanfaatkan cold storage ini dengan baik.

“Sektor perikanan punya potensi untuk peningkatan ekonomi masyarakat, dan perikanan nasional,” tuturnya.

Dengan ditandanginya kerja sama ini, Perum Perindo akan memanfaatkan cold storage di 3 lokasi, yakni cold storage kapasitas 50 ton di PPN Prigi, cold storage kapasitas 400 ton di PPN Brondong, dan cold storage kapasitas 100 ton di PPN Ternate.

Pemanfaatan cold storage ini sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2014 tentang Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN), merupakan upaya pemerintah mengatur dan menata logistik hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan dan konsumsi pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca juga: Bantah Pengusaha, KKP Nilai Sektor Perikanan Sedang Menggeliat

Sementara itu, operasionalisasi SLIN di pusat produksi dan/atau pusat pengumpulan serta pusat distribusi dijalankan oleh operator utama dan operator pendukung, yang berfungsi melakukan pengadaan, penyimpanan, distribusi, dan pemasaran produk perikanan.

Penugasan BUMN di bidang perikanan yakni sebagai Operator Utama SLIN akan menggunakan beberapa fasilitas antara lain, cold storage dan peralatan pendukungnya, seperti kendaraan bermotor berpendingin dan tidak berpendingin.




Close Ads X