Repsol dan Petronas Temukan Potensi Cadangan Gas di Blok Sakakemang

Kompas.com - 18/02/2019, 12:26 WIB
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto memberi keterangan di kantornya, Jakarta, Rabu (16/1/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto memberi keterangan di kantornya, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas) menyatakan telah menemukan potensi cadangan gas baru di salah satu sumur di Blok Sakakemang, Sumatera Selatan.

Hasil eksplorasi Konsorsium Repsol, Petronas, dan Mitsui Oil Exploration tersebut disampaikan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto ketika memberikan paparan dalam konferensi pers Discovery Sumatera bersama Repsol pagi ini, Senin (18/2/2019).

"Temuan potensial telah ditemukan di Sumatera Selatan," ujar Dwi di Jakarta.

Namun, Dwi belum bisa mengungkapkan besaran angka dari potensi dari temuan tersebut, meski potensinya cukup signifikan.

Baca juga: Kepala SKK Migas Berjanji Tak Akan Manjakan Pertamina

Temuan potensi cadangan gas ini merupakan hasil pengeboran kedua di Blok Sakakemang.

Untuk mengetahui lebih lanjut menganai potensi produksi, Dwi mengatakan dalam waktu dekat temuan ini akan segera ditindaklanjuti dengan persiapan untuk produksi.

"Sejak 10 Februari hingga beberapa hari ke depan Repsol akan tes produksi. Nanti akan disampaikan kalau berhasil produksi. Jadi pekerjaan ini masih akan diteruskan sehingga benar-benar kami menyampaikan secara detil mengenai cadangannya itu," ujar Dwi ketika dijumpai di Jakarta, Senin (18/2/2019).

Pengeboran sumur KBD-2x dilakukan pada 22 Agustus 2018 dengan target factor basement, dan cadangan ditemukan pada kedalaman 2.430 MD.

Adapun, tambah Dwi, ini adalah temuan di blok mature. Sehingga, Dwi optimistis masih akan menemukan cadangan-cadangan di blok tua lainnya.

"Ini blok mature tapi masih temukan cadangan baru dan potensi peningkatan produksi. Jadi ini merupakan gambaran bahwa kita jangan terlalu pesimistis," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X