KILAS EKONOMI

Meski Surplus, Mentan Jelaskan Mengapa Perlu Impor Komoditas Pertanian

Kompas.com - 19/02/2019, 12:53 WIB

KOMPAS.comMenteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjelaskan mengapa Indonesia masih perlu impor beberapa komoditas pertanian meski stok dilaporkan mencukupi.

Hal tersebut mencuat setelah acara Debat Calon Presiden (capres) putaran kedua yang membahas sektor pertanian, Minggu (17/2/2019).

Seperti yang diketahui, capres nomor urut dua Prabowo Subianto mempertanyakan kebijakan pemerintah yang masih impor beberapa komoditas pertanian meski dilaporkan surplus.

“Ya kenapa harus impor (gula). Ini yang menjadi masalah. kalau memang kita sudah kelebihan 3 juta, kenapa harus kita impor?,” ucap Prabowo saat debat capres.

Baca jugaPrabowo Pertanyakan Alasan Jokowi yang Terus Impor Pangan

Menyikapi pertanyaan tersebut, Mentan Amran mengatakan masih banyak yang keliru perihal arti swasembada dan status swasembada Indonesia yang sebenarnya.

Karena menurutnya, kebijakan impor masih perlu dilakukan sebagai cadangan untuk menjaga stok serta menstabilisasikan harga di pasaran.

"Seperti contoh beras, berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2016 hingga 2018 kita surplus. Adapun impor pada 2016 merupakan limpahan pada 2015. Kemudian 2018 beras surplus 2,85 juta ton, sementara impor tahun 2018 hanya sebatas cadangan,” tutur Amran sesuai dengan informasi yang Kompas.com terima, Selasa (19/02/2019).

Sementara itu, capres nomor urut satu Jokowi menjelaskan jika hasil pertanian sangat berpengaruh pada kondisi cuaca, maka dari itu pemerintah perlu menyiapkan ketersediaan agar stok aman.

“Kita harus punya cadangan untuk bencana hingga gagal panen," jelas Jokowi saat debat capres putaran kedua.

Baca jugaDitanya Prabowo soal Impor Pangan, Begini Jawaban Jokowi

Tercatat dalam 2 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia pernah melewati fenomena iklim El Nino dan La Nina secara berurutan yang disebut terberat sepanjang 71 tahun terakhir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Whats New
Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Whats New
Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.