KILAS EKONOMI

Meski Surplus, Mentan Jelaskan Mengapa Perlu Impor Komoditas Pertanian

Kompas.com - 19/02/2019, 12:53 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Direktur Utama Bulog Budi Waseso di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonominaan (Kemenko Perekonomian) Jakarta, Selasa (22/1/2019). Kompas.com/Mutia FauziaMenteri Pertanian Amran Sulaiman dan Direktur Utama Bulog Budi Waseso di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonominaan (Kemenko Perekonomian) Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Lanjut Menteri Amran, ia juga turut menekankan bahwa pembangunan pertanian tidak hanya fokus pada satu komoditas saja, akan tetapi sektor pertanian memiliki 460 komoditas yang harus dijaga siang malam.

Hasilnya, menurut Amran, ekspor komoditas pertanian strategis (kelapa sawit, kakao, karet, kopi, dan komoditas pertanian lain) mengalami peningkatan signifikan.

Dengan rincian kelapa sawit naik 22,5 persen, karet 21,3 persen, dan kopi 28,6 persen.

"Secara keseluruhan ekspor pertanian naik 29 persen di 2018," tutup Amran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.