Pikirkan ini Sebelum Memutuskan "Resign"

Kompas.com - 19/02/2019, 15:00 WIB
ilustrasi berhenti dari pekerjaanRiccardo_Mojana ilustrasi berhenti dari pekerjaan

KOMPAS.com - Keputusan mengundurkan diri ( resign) jadi jalan terbaik untuk menyelamatkan diri sendiri dari pekerjaan yang tidak sesuai. Wajar saja, terutama jika Anda mempunyai skill mumpuni yang bisa ditawarkan saat melamar pekerjaan baru.

Namun di balik itu, Anda perlu berhati-hati sebelum mengajukan resign ke perusahaan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar keputusan ini tidak menyisakan penyesalan mendalam di kemudian hari.

Nah, pertimbangan apa sajakah itu? Seperti dikutip dari Cermati.com, sebaiknya Anda memikirkan hal ini terlebih dahulu sebelum memutuskan resign dari pekerjaan.

1. Seberapa Banyak Pengalaman yang Sudah Didapatkan

Sikap bos yang kurang bersahabat atau gaji yang terlalu rendah memang bukan alasan utama untuk mengajukan resign. Tapi, pertimbangkan pengalaman yang berhasil Anda dapatkan selama bekerja di perusahaan tersebut.

Pengalaman tersebut akan membawa Anda menuju gerbang sukses ketika nantinya menjatuhkan lamaran di perusahaan baru yang lebih bagus dari segi pekerjaan dan gaji yang ditawarkan.

Jika perusahaan lama memberi banyak pengalaman, lebih baik pertahankan pekerjaan Anda saat ini meskipun perusahaan belum bisa mewujudkan semua keinginan Anda. Perusahaan butuh waktu untuk memproses keinginan karyawan, sehingga keputusan yang diambil tidak merugikan nantinya.

2. Bagaimana Nasib Setelah Mengundurkan Diri

Ibarat nasi yang sudah menjadi bubur, Anda tidak bisa menarik kembali keputusan resign yang sudah disampaikan ke perusahaan. Apalagi kalau pimpinan sudah menyetujui dan menandatangani keputusan Anda itu.

Pastikan Anda sudah memiliki pekerjaan yang jelas setelah mengundurkan diri dari perusahaan lama. Jangan sampai Anda harus menganggur karena belum mendapatkan pekerjaan pengganti.

Mencari pekerjaan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum menyesal, lebih baik pikirkan dampak dari keputusan resign kerja ini secara masak-masak.

Jika Anda belum mendapatkan pekerjaan pengganti, apa salahnya untuk tetap bekerja di perusahaan lama sambil mencari-cari lowongan kerja baru.

3. Apakah Kondisi Keuangan Aman untuk Melanjutkan Hidup

Bukannya berkurang, jumlah pengeluaran akan bertambah setelah benar-benar resign dari perusahaan. Terlebih lagi keluar pekerjaan namun mendapatkan pekerjaan baru sebagai gantinya.

Kalaupun langsung dapat pekerjaan baru, tentu saja masih harus melewati masa percobaan yang ada kemungkinan Anda diterima sebagai karyawan tetap, atau bahkan dilanjutkan kontrak kerjanya.

4. Apakah Anda Sudah Profesional sebagai Pekerja

Profesionalitas dapat diuji dari loyalitas dan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan. Tingkat profesionalitas otomatis berkurang jika Anda terlalu sering berganta-ganti perusahaan, apalagi jika rentang masa kerjanya masih dalam hitungan bulan.

Halaman:



Close Ads X