Luhut: Presiden Jokowi Tak Pernah Ada "Deal" Tertentu dengan Freeport

Kompas.com - 22/02/2019, 14:50 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan memberi keterangan di kantornya, Jakarta, Senin (14/1/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan memberi keterangan di kantornya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan Presiden Joko Widodo tidak punya kesepakatan tertentu dengan Freeport.

Hal itu disampaikan Luhut menanggapi isu soal pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Executive Chairman Freeport McMoRan James Robert Moffett.

"Presiden itu tidak pernah ada deal macam-macam. Deal-nya dia selalu dalam koridor kepentingan nasional," katanya dalam Lecture Series on Indonesia's Maritime Diplomacy: The Current Challenges di CSIS Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Menurut Luhut, Jokowi memang pernah beberapa kali bertemu Moffet. Namun, ia menilai pertemuan itu bersifat biasa dan tak perlu dipermasalahkan.

Baca juga: Indonesia Mungkin Hanya Dapat 30 Persen Saham Freeport Jika...

"Bertemu Presiden kan sering juga. Saya juga sering bertemu Moffet. Enggak ada masalah," katanya.

Isu mengenai pertemuan Jokowi dengan Moffet disampaikan oleh mantan Menteri ESDM Sudirman Said. Sudirman Said yang menyebutkan bahwa ada pertemuan khusus dengan Freeport dengan Presiden Jokowi untuk berunding membicarakan perpanjangan kontrak Freeport.

Menurut Sudirman Said terdapat draft kontrak yang kurang lebih isinya adalah perpanjangan Freeport yang poin-poinnya banyak merugikan pihak Indonesia.


Page:

Close Ads X