Keyboard BCA, Bisa Chatting Sambil Transfer dan Cek Saldo Rekening

Kompas.com - 23/02/2019, 18:12 WIB
Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja. Kompas.com/Mutia FauziaPresiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk meluncurkan produk terbaru berupa keyboard.

Dengan keyboard ini, nasabah bisa mengakses aplikasi BCA Mobile Banking secara langsung saat sedang chatting atau membuka media sosial.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, keyboard BCA dirancang di tengah tren digitalisasi yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam berkomunikasi.

" Keyboard BCA ini bisa dipakai di semua aplikasi yang perlu menggunakan keyboard. Kalau mau ketik WA, Line, main Intagram, bisa langsung liat saldo, transfer di keyboard itu," ujar Jahja di ICEl BSD, Tangerang, Sabtu (23/2/2019).

Baca juga: Promo Ultah BCA, Diskon 30 Persen Buku Gramedia hingga Ayam Burger King Rp 1

Keyboard ini tampilannya seperti keyboard biasa, dengan tambahan shortcut di bagian bawah menuju aplikasi BCA Mobile. Terdapat tiga menu di keyboard tersebut, yakni cek saldo, transfer, dan mutasi rekening.

Setelah melakukan transaksi, nasabah bisa langsung mengirimkan bukti transfer melalui aplikasi chatting ke penerima.

"Keyboard ini sangat efisien, tidak usah keluar masuk aplikasi lagi," kata Jahja.

Namun, aplikasi ini batu bisa digunakan untuk sistem operasi Android. Untuk sistem operasi iOS belum tersedia dan akan diluncurkan belakangan.

Baca juga: BCA Beri Diskon Rp 500.000 di Astindo Travel Fair 2019

Keamanan dijamin

BCA menjamin keamanan aplikasi keyboard tersebut. Sebelum memikirkan kenyamanan, keamanan menjadi prioritas utama.

Nasabah tidak perlu khawatir jika percakapan chatting, hingga password yang dimasukkan menggunakan keyboard akan bocor keluar. Jahja mengatakan, keyboard tidak memiliki sistem memori sehingga tidak bisa merekam apa yang diketik.

Kalaupun rekeningnya dibobol, seperti kena skimming, maka BCA akan sepenuhnya bertanggungjawab.

"Kalau dihack orang, kita akan ganti. Tapi sejauh ini kita aman," sebut Jahja.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Whats New
Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Whats New
Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X