Jokowi: Sidrap-Jeneponto Suasananya sudah Seperti di Belanda

Kompas.com - 25/02/2019, 16:06 WIB
PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan, Senin (2/7/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAPLTB Sidrap di Sulawesi Selatan, Senin (2/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengungkapan bahwa Indoneia sudah memulai mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau tenaga angin

Ada dua daerah yang disebutkan Jokowi menjadi contoh. Kedua daerah tersebut yakni Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Jeneponto di Sulawesi Selatan.

"Bapak Ibu kalau ke Sidrap-Jeneponto, udah kayak di Belanda," ujarnya saat meresmikan PLTU Cilacap Ekspansi 1x660 MW di Cilacap, Senin (25/2/2019).

"Ada kincir (angin) yang besar-besar muter-meter. Saya ke sana di atas bukit itu kincirnya gede-gede sekali," sambungnya.

Presiden mengatakan, pembangunan PLTB dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan solar yang merupakan minyak fosil dan batubara untuk pembangkit listrik.

Ia menuturkan, pemerintah pasti akan melakukan pembangun PLT Angin lainnya di daerah lain yang potensial.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah ingij mengembangkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena Indonesia memiliki sungai yang banyak sekali oleh sebab itu perlu kita manfaatkan ke depannya agar kita tidak ketergantungan dengan batubara, harus melihat visi ke depan 100 50 tahun ke depan," ucapnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.