Fitch: Kenaikan Suku Bunga Bebani Bank Syariah

Kompas.com - 28/02/2019, 12:27 WIB
Ilustrasi Syariah Thinkstockphotos.comIlustrasi Syariah

JAKARTA, KOMPAS.com - Fitch Ratings memperkirakan biaya dana dan kualitas aset perbankan syariah Indonesia akan tertekan pada 2019. Lantaran tren kenaikan suku bunga acuan.

Meski demikian Fitch Rating masih memperkirakan pembiayaan bank syariah Indonesia mampu tumbuh dua digit pada tahun ini. Sebab, adanya peningkatan kapitalisasi dan likuiditas yang cukup.

"Kinerja keuangan sektor perbankan syariah Indonesia membaik selama kuartal ketiga 2018. Tercermin pada kualitas aset yang lebih baik, profitabilitas yang lebih tinggi, dan permodalan yang lebih kuat," tulis Analis Fitch Rating Dimas Nugroho dalam keterangan resmi pada Rabu (27/2/2019).

Menurut Dimas, pengembangan lebih lanjut dari manajemen risiko dan standar tata kelola perusahaan menjadi kunci peningkatkan daya saing antara bank syariah dengan bank konvensional.

Rasio pembiayaan bermasalah atau non perfoming financing (NPF) membaik menjadi 3,2 persen pada 2018. Namun nilai ini masih tertinggal jauh bila dibandingkan Bank konvensional sebesar 2,6 persen.

Hal ini terutama disebabkan oleh penghapusan kredit bermasalah di empat terbesar bank syariah, yang menyumbang lebih dari 50 persen dari aset Bank syariah. Rasio NPF didasarkan pada pembiayaan yang telah lewat lebih dari 90 hari.

Profitabilitas meningkat secara signifikan, tercermin dalam pengembalian aset yang lebih tinggi 1,5 persen terutama karena biaya kredit yang lebih rendah. Akibat dari kualitas aset yang lebih baik. Namun demikian, tetap lebih rendah dari rata-rata bank konvensional sekitar 2,0 persen.

Rasio kecukupan modal total bank syariah atau CAR naik menjadi 21,3 persen dari posisi 2017 sebesar 17,9 persen. Hal ini terdorong oleh profitabilitas yang lebih baik dan peningkatan modal, termasuk IPO, di beberapa bank besar.

"Ini membawa tingkat CAR lebih dekat ke rata-rata bank konvensional sebesar 22,8 persen. Likuiditas dapat dikelola dengan rasio pembiayaan terhadap deposito atau LFR sebesar 87,4 persen. Ini jauh lebih rendah daripada bank konvensional sebesar 93,8 persen," jelas Wahyu.

Asal tahu saja, Indonesia memiliki jumlah bank syariah terbesar di dunia, dengan total 75 bank pada akhir 2018 yang terdiri dari 14 bank syariah, 20 unit usaha bank syariah, dan 41 bank wakaf. (Maizal Walfajri)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Fitch: kenaikan suku bunga bakal tekan biaya dana dan kualitas aset bank syariah



Sumber

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X