Luhut: Bapak Saya Sopir Bus, Ibu Tak Lulus Sekolah Rakyat

Kompas.com - 28/02/2019, 20:33 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat di Jakarta, Kamis (28/2/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku bahwa dirinya lahir dari keluarga miskin. Bahkan, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu mengatakan bahwa ayahnya berprofesi sebagai sopir bus.

“Anda harus bisa melahirkan anak-anak mu seperti saya. Bapak saya seorang sopir bus. Ibu saya tidak tamat sekolah rakyat,” ujar Luhut di depan para petani sawit nasional di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Meski berasal dari keluarga miskin, orangtua Luhut selalu menekankan pentingnya pendidikan yang tinggi kepada anak-anaknya. Selain itu, kata Luhut, orangtuanya pun mengajarkan kedisiplinan kepada anak-anaknya.

“Saya ini jenderal, menteri perekonomian. Itu dari rahim seorang ibu yang tak lulus sekolah rakyat, dari ayah (seorang) sopir bus. Ibu saya betul-betul disiplin, adik-adik saya doktor di Boston,” kata Luhut.

Atas dasar itu, Luhut menilai pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Oleh karenanya, saat ini peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas program Presiden Joko Widodo. Jokowi menggeser strategi pembangunan yang semula berfokus pada pembangunan infrastruktur menjadi pengembangan kualitas SDM.

Dia bahkan telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memastikan kenaikan alokasi dana pengembangan SDM di seluruh Kementerian dan Lembaga pada anggaran 2019.

“Pemerintah ingin meningkatkan kualitas SDM. Presiden akan mengelurkan dana kuliah kepada anak-anak yang keluarganya tidak mampu,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X