Sri Mulyani Sebut Gonjang-ganjing BPJS Kesehatan Ibarat Remaja Pubertas

Kompas.com - 28/02/2019, 20:40 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memberikan paparan di acara Mandiri Investment Forum 2019 di Jakarta, Rabu (30/1/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memberikan paparan di acara Mandiri Investment Forum 2019 di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, gonjang-ganjing di tubuh BPJS Kesehatan masih di bisa dibenahi. Ia menganalogikan persoalan di BPJS Kesehatan ibarat remaja yang mengalami masa pubertas.

"Sama seperti kita manusia masa pubertas selalu ada komplikasi, mukanya jerawatan lah dan segala macem. Sama saja," ujarnya di acara CNBC Economy Outlook, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

BPJS Kesehatan sebut dia, baru diluncurkan dan dimulai pada 2014, atau baru sekitar 5 tahun. Dia menilai, jangka waktu tersebut masih terlalu dini bagi BPJS Kesehatan untuk bisa berkembang.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kinerja BPJS Kesehatan ke depan.

Baca juga: Ketika Sri Mulyani dan Dian Sastrowardoyo Saling Memuji...

Seperti diketahui, BPJS Kesehatan terus menerus mengalami defisit anggaran lantaran bengkaknya tagihan peserta BPJS Kesehatan.

Menurut Sri Mulyani hal ini terjadi lantaran masih adanya gap antara iuran dengan pengeluaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak berarti, kalau universal health coverage semuanya gratis karena yang gratis masyarakat miskin yang dicover yang di cover pemerintah yaitu 25 persen penduduk paling miskin," kata dia.

"Sedangkan yang pekerja tetap maupun yang tidak tetap itu bayar iuran. Namun kultur membayar iuran, terutama untuk pekerja yang tidak tetap itu belum muncul di Indonesia," sambung Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.