Garuda Pertimbangkan Pembatalan Pesanan Puluhan Boeing 737 MAX

Kompas.com - 15/03/2019, 05:38 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara di Garuda Indonesia Training Center, Jakarta Barat, Rabu (23/1/2019).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara di Garuda Indonesia Training Center, Jakarta Barat, Rabu (23/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara menyatakan, pihaknya mempertimbangkan melakukan pembatalan terhadap pemesanan pesawat Boeing seri 737 MAX. Hal ini menyusul jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines beberapa waktu lalu.

"Kami belum melihat ke sana, tetapi kemungkinan membatalkan (pemesanan) itu ada," ujar Ari Askhara di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Ari pun mencontohkan maskapai Lion Air yang membatalkan pesanan pesawat jenis tersebut. "Seperti contoh Lion (Air) sudah ada suratnya di media untuk membatalkan pesanan," katanya.

Baca juga: Apa Alasan Garuda Pesan 50 Pesawat Boeing 737 MAX?

Garuda Indonesia sebelumnya memang telah memesan pesawat Boeing 737 MAX 8 sebanyak 50 unit. Saat ini baru satu unit yang telat tiba pada 2017.

Pesawat-pesawat tersebut nantinya akan didatangkan secara bertahap selama beberapa tahun ke depan, yakni mulai 2021 hingga 2030. (Fitri Wulandari)

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Garuda Indonesia Pertimbangkan Batalkan Pemesanan 49 Unit Boeing 737 Max 8



Close Ads X