Awal Mei, Masyarakat Sudah Bisa Nikmati Tol Pandaan-Malang Seksi 1-3

Kompas.com - 24/03/2019, 07:27 WIB
Jalan Tol Pandaan-MalangDok. PT Jasamarga Pandaan Malang Jalan Tol Pandaan-Malang

PANDAAN, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Desi Arryani  memastikan jalan tol ruas Pandaan-Malang Seksi 1-3  akan beroperasi awal Mei 2019.

Jalan tol sepanjang 30 kilometer tersebut dikelola oleh  PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM) yang merupakan anak usaha emiten anggota indeks Kompas100 ini.

 

"Paling lambat awal Mei seksi 1-3 sudah bisa operasi. Syukur-syukur sekalian dengan seksi 4 yang sekarang sedang penyelesaian konstruksi," kata Desi Arryani usai membuka Festival Jalan Tol Pandaan-Malang, di Pandaan, Sabtu (23/3/2019).

Menurut Desi, proses pengajuan untuk Uji Laik Operasi ruas tol itu sedang dalam persiapan untuk diajukan kepada pihak terkait.

Baca juga: Kurangi Tukang Ngebut di Jalan Tol, Menhub Berencana Terapkan E-Tilang

Khusus untuk seksi 5 seiring dengan terdapatnya  situs purbakala, pekan depan akan diputuskan bersama pihak terkait, Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR. dan lainnya.

"Jadi, situs ini di ujung, di tiga kilometer terakhir. Tentunya kita harapkan dilestarikan saja. Malah seksi 5 bisa jadi destinasi," kata Desi.

BUJT lain

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti Eko Susetyowati pada kesempatan itu mengatakan akan menganjurkan festival jalan tol juga diikuti oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya.

"Ini positif sebagai sebuah bentuk sosialisasi, apa yang kita kerjakan. Kita anjurkan agar BUJT lain juga ikut menyelenggarakan," kata Anita.

Anita juga memastikan keterlibatan aneka kuliner dan usaha kecil menengah di sekitar jalan tol, pada acara itu akan diberi kesempatan untuk menempati tempat istirahat jalan tol.

"Ini yang kita dorong, agar mereka ikut merasakan dampak ekonomi dari adanya jalan tol ini," katanya.

Jalan Tol Pandaan-Malang sepanjang 37,62 km dengan total investasi Rp 5,97 triliun.

Selaku operator, PT JPM, sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga Tbk 60 persen, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 35 persen dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) 5 persen.

Halaman:



Close Ads X