Cegah Golput, Pemerintah dan Pengusaha Gelar Pesta Diskon

Kompas.com - 15/04/2019, 22:00 WIB
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf memberikan penjelasan ketika peluncuran food innovation and knowledge hub untuk start up di Jakarta, Senin (25/3/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf memberikan penjelasan ketika peluncuran food innovation and knowledge hub untuk start up di Jakarta, Senin (25/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - menyambut dan merayakan pesta demokrasi tanggal 17 April mendatang, Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf), Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), dan ratusan pengusaha menggelar Klingking Fun, Pesta Diskon Anti Golput.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, pesta diskon ini dibuat untuk meminimalisir golput (golongan putih) dalam pemilihan tanggal 17 April dan telah diinisiasi sejak sebulan lalu.

"Inisiasi pesta diskon ini dawali kira-kira sebulan yang lalu atas kegelisahan kami terkait pemilu, yang kalau kita lihat ini merangsang orang libur panjang. Belum lagi ada travel-travel fair dan ini sangat berisiko terhadap pemilihan," kata Kepala Bekraf Triawan Munaf di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Selain meminimalisir golput, papar Triawan, pesta diskon ini diselenggarakan untuk meningkatkan neraca perdagangan ke depan. Pasalnya, Klingking Fun menyasar 192 juta pemilih yang tercatat di Daftar Pemilih Tetap.

Nantinya, pesta diskon ini akan diselenggarakan di tanggal 17 April dan diikuti oleh 250 brand lokal dan brand internasional. Tak hanya di gelar di Jakarta, pesta diskon ini juga digelar di beberapa daerah.

Shinta Kamdani, salah satu tokoh pengusaha perempuan nasional menambahkan, besaran diskon dari 250 brand tersebut bisa mencapai 50 persen. Cara menggunakan diskonnya pun cukup mudah, hanya menunjukkan jari bertinta biru.

"Caranya mudah, tinggal tunjukkan atau foto jari yang dicelup tinta biru tanda sudah mencoblos. Pemilih langsung bisa mendapat diskon, voucher, dan banyak promo lainnya," kata Shinta.

Dengan adanya pagelaran pesta diskon ini, pemerintah dan pengusaha berharap mampu meningkatkan partisipasi pemilih hingga 80 persen.



Close Ads X