Destry Damayanti Direstui DPR Jabat Deputi Gubernur Senior BI

Kompas.com - 11/07/2019, 18:05 WIB
Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (1/7/2019).KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (1/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon tunggal Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti akhirnya mendapatkan restu dari Komisi XI DPR RI untuk menggantikan posisi Mirza Adityaswara yang masa jabatannya habis pada bulan Juli ini.

Ketua Komisi XI Melchias Marcus Mekeng mengatakan dari 10 fraksi ada 9 fraksi yang hadir dan seluruhnya menerima secara aklamasi Destry Damayanti. 

"Proses kita itu tadi rapat internal dan masing-masing fraksi setuju. Dari 10 fraksi hadir 9 dan semuanya menerima," kata Mekeng di ketika ditemui di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Dia mengungkapkan dengan terpilihnya Destry sebagai DGS BI diharapkan bisa mendorong perekonomian dan investasi serta memperdalam produk keuangan.

Baca juga: Jadi Calon DGS BI, Destry Damayanti Ditanyai Anggota DPR Soal Redenominasi Rupiah

"Harapan ke depan, kita kan tidak bisa hanya mengandalkan penerimaan dalam negeri untuk APBN, tapi juga dari investasi luar negeri, kami harap BI punya peranan yang besar dengan memperdalam produk keuangan," ujar dia.

Adapun sebelumnya, Destry telah menjalankan uji kelayakan alias fit and proper test dengan Komisi XI DPR RI pada Senin (1/7/2019), sejak pukul 14.00 WIB dan baru berakhir pukul 18.00 WIB atau selama empat jam.

Pada fit and proper test tersebut, Destry memaparkan berbagai tantangan yang harus dihadapi BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Untuk bisa mengatasi hak tersebut, BI sebagai bank sentral harus bisa bersikap adaptif dan inovatif.

"Dengan landscape perekonomian yang berubah dengan digitalisasi BI barus proaktif, adaptif, dan inovatid dalam bentuk respon kebijakan. Sistem pembayaran, digitalisasi harus bisa dimanfaatkan seluruh lapisa masyarakat, terutama yang berpendapatan rendah dan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan," ujar Destry di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Destry menilai, dengan bersikap adaptif dan inovatif bank sentral mampu meminimalisir ketidakstabilan ekonomi nasional akibat dampak dari volatilitas ekonomi global.

Tak hanya itu, dirinya juga mengaku akan terus mengoptimalisasi 5 bauran kebijakan BI untuk mendorong pertumbuhan, yaitu Kebijakan Moneter, Kebijakan Makroprudensial, Kebijakan Sistem Pembayaran, Kebijakan Kordinasi antar lembaga, serta Kebijakan Pendalaman Pasar Keuangan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X