PT Len Kejar Proyek Revitalisasi Persinyalan Kereta Jabodetabek - Kompas.com

PT Len Kejar Proyek Revitalisasi Persinyalan Kereta Jabodetabek

Reni Susanti
Kompas.com - 13/10/2017, 20:02 WIB
Kereta rel listrik (KRL) meniggalkan Stasiun Jakarta Kota di Jakarta Barat, Kamis (7/9/2017). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kereta rel listrik (KRL) meniggalkan Stasiun Jakarta Kota di Jakarta Barat, Kamis (7/9/2017).

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Len fokus mengejar proyek revitalisasi sistem persinyalan KRL Jabodetabek yang dioperasikan anak PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI). Potensi nilai proyek tersebut senilai Rp 2 triliun.

"Proyek untuk akhir tahun ini. Tugasnya memodernisasi persinyalan kereta untuk wilayah Jabodetabek," ujar Direktur Utama Len Industri Zakky Gamal Yasin di Bandung, Jumat (13/10/2017).

Zakky menjelaskan, saat ini jumlah penumpang KRL Jabodetabek sebanyak 1 juta per hari. Dengan perbaikan sinyal ini, diharapkan bisa membantu KAI meningkatkan kapasitas angkut 1,5 juta-2 juta penumpang per hari.

Dengan modernisasi persinyalan jarak antara kereta akan semakin padat. Hal itu dinilai lebih memungkinkan dibanding cara lainnya. Proyek ini pun akan dikerjasamakan dengan Siemens.

"Nanti ada kerja sama transfer teknologi juga dari Siemens, termasuk supply chain," ungkapnya.

Selain mempersiapkan proyek PT KAI, tahun ini PT Len tengah mengerjakan proyek senilai Rp 6 triliun. Terdiri dari Rp 2 triliun kontrak baru dan sisanya Rp 4 triliun merupakan kelanjutan proyek tahun lalu.

Kontribusi nilai proyek terbesar berasal dari unit bisnis divisi transportasi. Len mendapat proyek senilai Rp 700 miliar untuk pemasangan instalasi elektronik Light Rapid Transit (LRT) yang pengerjaannya dibesut Jakpro.

Nilai proyek terbesar kedua berasal dari pemasangan alat komunikasi pertahanan. Pada tahun ini, Len dipercaya untuk melengkapi Tank Leopard dengan sistem komunikasi elektronik. Nilai proyeknya sebesar Rp 248 miliar.

"Itu dua proyek terbesar yang tengah dikerjakan Len," tuturnya.

Untuk Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta, pengerjaannya sudah 80 persen. Selain itu pihaknya sedang mengebut pengerjaan LRT Palembang. Sebab, LRT tersebut ditargetkan bisa digunakan Februari saat Asean Games.

Zakky berharap, di ulang tahunnya Len yang ke-26 banyak perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti pendapatan yang terus meningkat.

Seperti tahun ini, pihaknya optimistis akan mendapat pendapatan Rp 3,6 triliun. Pendapatan tersebut lebih tinggi dari target pendapatan bersih 2017 sebesar Rp 2,7 triliun.

PenulisReni Susanti
EditorBambang Priyo Jatmiko

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM