Penghapusan Golongan Konsumen Listrik, Ini 5 Berita Terpopuler Ekonomi - Kompas.com

Penghapusan Golongan Konsumen Listrik, Ini 5 Berita Terpopuler Ekonomi

Kompas.com - 15/11/2017, 09:21 WIB
Pengurus menunjukkan ruang meteran listrik bagi salah satu warga yang menerima kunci unit rumah susun sewa Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa (23/2/2016). KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Pengurus menunjukkan ruang meteran listrik bagi salah satu warga yang menerima kunci unit rumah susun sewa Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa (23/2/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah yang akan menghapuskan golongan konsumen listrik terus mendapatkan tanggapan pro dan kontra.

Hal ini juga membuat berita-berita terkait dengan rencana kebijakan tersebut menjadi yang terpopuler di kanal Ekonomi Kompas.com sepanjang hari kemarin, Selasa (14/11/2017).

Lainnya adalah berita inspiratif mengenai peran pendiri Alibaba Jack Ma dalam menciptakan miliarder-miliarder baru. Berikut rangkuman berita terpopuler di Kompas.com sepanjang kemarin:

1. Berkat Jack Ma, 10 Miliarder Baru Lahir di China

Dua dekade lalu, Jack Ma mendirikan perusahaan perdagangan daring terbesar China, Alibaba.

Berkat Alibaba pula, Ma berhasil memperoleh status orang terkaya di China dengan kekayaan mencapai 47,6 miliar dollar AS. Namun, siapa sangka Ma juga berjasa dalam melahirkan setidaknya 10 miliarder baru. Total kekayaan mereka hampir mencapai 100 miliar dollar AS.

2. Pelanggan Listrik 900 VA Batal Masuk Skema Penyederhanaan Golongan

Pelanggan listrik golongan 900 VA rumah tangga mampu non-subsidi (RTM) batal masuk skema penyederhanaan golongan tarif listrik.

Dengan demikian, daya listrik yang akan disederhanakan adalah untuk golongan listrik pelanggan 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 VA, 4.400 VA untuk bisa memakai maksimal daya sampai 5.500 VA.

Sebelumnya, pelanggan listrik golongan 900 VA subsidi memang tidak masuk golongan penyederhanaan. Dengan demikian, semua pelanggan listrik golongan 900 VA baik RTM non-subsidi maupun subsidi tidak masuk skema penyederhanaan.

3. CEO AirAsia: Pak Jokowi Presiden yang Luar Biasa

Chief Executive Officer AirAsia Group Tony Fernandes memuji kepemimpinan Joko Widodo ( Jokowi) sebagai Presiden Indonesia. Tony mengapresiasi kebijakan Jokowi terkait dengan pariwisata  Indonesia.

"Kemarin Pak Jokowi selalu menyinggung terkait one in doing, one in doing. Ini sesuatu yang luar biasa untuk Presiden, saya sangat bangga. Saya sangat suka pada dirinya," ujar Tony di Philipine Air Force (PAF), Manila, Selasa (14/11/2017).

Menurut Tony, Jokowi selalu fokus mengembangkan pariwisata di Indonesia. Salah satunya, dengan membuka destinasi wisata baru selain Bali.

4. Jika Kekayaannya Hilang, Bill Gates Akan Ternak Ayam

Orang terkaya di dunia sekaligus pendiri Microsoft Bill Gates baru-baru ini mengungkap apa yang akan dia lakukan apabila seluruh kekayaannya hilang.

Hal ini dijabarkan Gates dalam unggahan blog bertajuk Gates Notes. Gates menyatakan apabila ia harus hidup hanya dengan 2 dollar AS per hari atau setara sekitar Rp 27.000, maka ia akan berternak ayam. keputusan ini diambilnya setelah bertemu dengan warga di beberapa negara termiskin di dunia.

5. Pengamat: Penyederhanaan Golongan Listrik Untungkan Masyarakat, tetapi...

Pengamat Energi dan peneliti Center for Energy and Food Security Studies (CEFSS) Ali Ahmudi, menyambut baik niat pemerintah menyederhanakan golongan listrik non-subsidi.

Menurutnya, langkah tersebut bakal memudahkan masyarakat pengguna listrik non-subsidi, terutama yang membutuhkan daya besar.

Ali mengatakan biasanya listrik non-subsidi golongan 950 VA, 1.300 VA, 2.200 VA dan 3.300 VA dipakai oleh masyarakat yang produktif. Misalnya memiliki usaha sendiri di rumah atau ruko.

EditorBambang Priyo Jatmiko

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM