Pertamina: Pasokan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Terjamin hingga 18,9 Hari - Kompas.com

Pertamina: Pasokan Elpiji 3 Kg Bersubsidi Terjamin hingga 18,9 Hari

Pramdia Arhando Julianto
Kompas.com - 08/12/2017, 12:13 WIB
Harga Elpiji kemasan 3 kilogram melambung hingga Rp 25.000 per tabung. Kenaikan harga terjadi di tingkat agen, pangkalan hingga pengecer. Selain harganya mahal , Elpiji 3 kilogram juga sulit didapat.KOMPAS.Com Harga Elpiji kemasan 3 kilogram melambung hingga Rp 25.000 per tabung. Kenaikan harga terjadi di tingkat agen, pangkalan hingga pengecer. Selain harganya mahal , Elpiji 3 kilogram juga sulit didapat.

JAKARTA, KOMPAS. com - PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan gas elpiji 3 kilogram atau elpiji melon terus tersedia dengan baik ditengah terjadinya lonjakan permintaan masyarakat.

Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar menegaskan, saat ini stok nasional elpiji pada kondisi aman yakni mampu mencukupi kebutuhan 18,9 hari ke depan. Jumlah tersebut di atas stok minimal 11 hari.

Baca juga : Pertamina Paparkan Sebab Elpiji 3 Kg Langka, Akibat Naiknya Permintaan

"Masyarakat tidak perlu merasa khawatir kekurangan elpiji. Stok elpiji nasional lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami penuhi berapapun kebutuhan masyarakat," kata Iskandar saat konfrensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyatakan, kelangkaan elpiji 3 kilogram bersubsidi atau elpiji melon disebabkan oleh kenaikan permintaan masyarakat pada awal Desember 2017.

"Kami juga agak kaget karena kenaikan permintaan tabung 3 kilogram dari masyarakat ini meningkat sejak pekan pertama Desember, padahal biasanya pertengahan hingga akhir libur Natal dan Tahun Baru," ujar Iskandar.

Baca juga : Elpiji 3 Kg Langka, Ini Komentar Direktur Hulu Pertamina

SVP Non Fuel Marketing Pertamina (Persero), Basuki Trikora Putra mengatakan, guna mengatasi lonjakan permintaan tersebut pihaknya telah menyalurkan sedikitnya 590.000 tabung gas elpiji 3 kilogram bersubsidi selama terjadi kelangkaan pada 4 hingga 8 Desember.

Seperti di wilayah Jakarta, Pertamina telah melakukan operasi pasar di beberapa titik, seperti Jakarta Utara mendapatkan kuota operasi pasar 12.480 tabung, Jakarta Barat 40.320 tabung, Jakarta Timur 39.920 tabung, Jakarta Selatan 34.880 tabung, dan Jakarta Pusat 25.000 tabung.

Kompas TV Ratusan warga Tambora, Jakarta Barat, kembali mengantre untuk mendapatkan gas 3 kilogram.

PenulisPramdia Arhando Julianto
EditorAprillia Ika
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM