Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Lanjutkan Kenaikan di Atas 5.900, Rupiah Menguat

Kompas.com - 23/07/2018, 12:22 WIB
Erlangga Djumena

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (23/7/2018) merangkak naik hingga kembali menembus level 5.900. IHSG sesi pertama ditutup menguat 41,42 poin atau 0,71 persen pada 5.914,21.

Seperti dikutip dari RTI, terdapat 204 saham hijau  dan 157 saham merah. Adapun nilai transaksi hingga siang ini mencapai Rp 3,19 triliun dengan volume 4,41 miliar saham.

Saham-saham yang menjadi penopang indeks antara lain Charoen Pokphand Indonesia yang menguat 3,03 persen ke Rp 4.080, kemudian Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 2,41 persne menjadi RP 7.425, dan Waskita Karya (WSKT) naik 2 persen menjadi Rp 2.040.

Sedangkan emiten yang menahan laju indeks di antaranya, Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) melemah 3,67 persen menjadi Rp 19.025, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) terkoreksi 2,79 persen ke Rp 13.950, dan Indika Energy (INDY) turun 1,22 persen menjadi Rp 3.240.

Baca juga: IHSG Naik Tipis, Rupiah Melemah Tembus Rp 14.500 Per Dollar AS

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga mengalami penguatan sehingga kembali di bawah level 14.500.

Data Bloomberg siang ini menunjukkan rupiah di pasar spot berada di posisi Rp 14.470 per dollar AS, mengaut 0,17 persen dibanding akhir pekan lalu pada 14.495.

Adapun kurs referensi Jakart Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia hari ini berada di level Rp 14.454 per dollar AS, menguat 0,45 persen dibandingkan sebelumnya yakni 14.520.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tak Lagi Khawatir Lupa Bawa Uang Tunai Berbelanja di Kawasan Wisata Samosir

Tak Lagi Khawatir Lupa Bawa Uang Tunai Berbelanja di Kawasan Wisata Samosir

Whats New
Info Limit Tarik Tunai BCA Sesuai Jenis Kartu ATM Lengkap

Info Limit Tarik Tunai BCA Sesuai Jenis Kartu ATM Lengkap

Spend Smart
3 Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu BCA, Penting saat Lupa Bawa di ATM

3 Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu BCA, Penting saat Lupa Bawa di ATM

Earn Smart
[POPULER MONEY] Serikat Pekerja Tuntut Naik Upah, Menaker Balik Tuntut Kenaikan Kompetensi | Luhut Janji Microsoft Tak Akan Menyesal Investasi Rp 27,6 Triliun di Indonesia

[POPULER MONEY] Serikat Pekerja Tuntut Naik Upah, Menaker Balik Tuntut Kenaikan Kompetensi | Luhut Janji Microsoft Tak Akan Menyesal Investasi Rp 27,6 Triliun di Indonesia

Whats New
Cara Bayar Tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN

Cara Bayar Tagihan FIF di ATM BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN

Spend Smart
Bank Mandiri Tegaskan Tetap Jadi Pemegang Saham Terbesar BSI

Bank Mandiri Tegaskan Tetap Jadi Pemegang Saham Terbesar BSI

Whats New
Cek Jadwal Pembagian Dividen Astra Otoparts

Cek Jadwal Pembagian Dividen Astra Otoparts

Whats New
Syarat Ganti Kartu ATM Mandiri di CS Machine dan Caranya

Syarat Ganti Kartu ATM Mandiri di CS Machine dan Caranya

Whats New
Status Internasional Bandara Supadio Dihapus, Pengamat: Hanya Jadi 'Feeder' bagi Malaysia dan Singapura

Status Internasional Bandara Supadio Dihapus, Pengamat: Hanya Jadi "Feeder" bagi Malaysia dan Singapura

Whats New
Naik 36 Persen, Laba Bersih Adaro Minerals Capai Rp 1,88 Triliun Sepanjang Kuartal I-2024

Naik 36 Persen, Laba Bersih Adaro Minerals Capai Rp 1,88 Triliun Sepanjang Kuartal I-2024

Whats New
Jokowi Tambah Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton di 2024

Jokowi Tambah Alokasi Pupuk Subsidi Jadi 9,55 Juta Ton di 2024

Whats New
Dampak Erupsi Gunung Ruang, 5 Bandara Masih Ditutup Sementara

Dampak Erupsi Gunung Ruang, 5 Bandara Masih Ditutup Sementara

Whats New
Kadin Gandeng Inggris, Dukung Bisnis Hutan Regeneratif

Kadin Gandeng Inggris, Dukung Bisnis Hutan Regeneratif

Whats New
Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen pada  Kuartal I 2024

Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen pada Kuartal I 2024

Whats New
Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 5 Mei 2024, Simak Persyaratannya

Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 5 Mei 2024, Simak Persyaratannya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com