Salin Artikel

Selandia Baru Larang Pengeboran Minyak Baru di Lepas Pantai

Pengumuman itu didukung oleh sebagian besar kelompok pro-lingkungan namun ditentang keras oleh para pelaku industri.

Larangan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap 22 izin pengeboran yang sudah ada dan masih memberikan untuk memperpanjang izin kegiatan pengeboran minyak hingga beberapa dekade.

“Perubahan harus mulai untuk dilakukan, dan jika kita tidak mulai untuk membuat keputusan ini sekarang akan berpengaruh terhadap kondisi 30 tahun yang akan datang, kita harus berhadapan dengan risiko akibat dari aksi yang telalu lambat dan memicu kepanikan pada masyarakat dan negara kita,” ujar Ardern pada hari Kamis (12/4/2018), dikutip Kompas.com dari BBC,  Senin, (16/4/2018).

Ardern yang terpilih tahun lalu sebagai pemimpin baru Selandia Baru memang kerap mengampanyekan pencegahan perubahan iklim sebagai bentuk tanggung jawab untuk menghadapi masa yang akan datang.

“Kita telah memimpin dalam menghadapi isu penting untuk kemanusiaan dengan menjadi negara bebas nuklir, sekarang saatnya kita menjadi pemimpin dunia dengan menjadi negara bebas karbon,” sebut Ardern.

Larangan untuk pengeboran minyak lepas pantai ini pun banyak mendapat tentangan dari kelompok pelaku industri dan politisi karena dinilai akan merugikan banyak pihak, seperti pekerja lokal, pebisnis lokal, bahkan ekonomi bangsa secara keseluruhan.

Sebagai informasi, nilai ekonomi Selandia Baru yang mencapai 186,4 miliar dollar AS sebagian besar berasal dari pertanian, manufaktur, dan pariwisata. Tetapi, sektor minyak dan gas diperkirakan menyumbang hingga 1,84 miliar dollar AS setiap tahunnya.

New Zealand Oil and Gas, sebuah industri terbesar yang bergerak di bidang industri mengatakan bahwa pihaknya tidak mendapatkan pemberitahuan apapun terkait hal ini. Mereka menganggap bahwa kebijakan larangan untuk membuka pengeboran minyak lepas pantai baru merupakan sebuah gerakan tiba-tiba dari pemerintah Ardern.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/04/16/091000126/selandia-baru-larang-pengeboran-minyak-baru-di-lepas-pantai

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waskita Karya Kantongi Rp 3,28 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, untuk Apa Saja?

Waskita Karya Kantongi Rp 3,28 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, untuk Apa Saja?

Whats New
Harga Ikan Lele dan Cabai Naik, Cek Harga Pangan Hari Ini

Harga Ikan Lele dan Cabai Naik, Cek Harga Pangan Hari Ini

Spend Smart
ILO: Transisi Energi Bakal Ciptakan 5 Juta Lapangan Pekerjaan

ILO: Transisi Energi Bakal Ciptakan 5 Juta Lapangan Pekerjaan

Whats New
Krakatau Steel Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Pabrik 'Blast Furnace'

Krakatau Steel Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Pabrik "Blast Furnace"

Whats New
Likuiditas Melimpah, Suku Bunga Kredit Belum Akan Naik Signifikan

Likuiditas Melimpah, Suku Bunga Kredit Belum Akan Naik Signifikan

Whats New
PNBP Perikanan Tangkap Terus Meningkat, Kini Capai Rp 512,38 Miliar

PNBP Perikanan Tangkap Terus Meningkat, Kini Capai Rp 512,38 Miliar

Whats New
Semangat Kerja di Usia Senja, Driver Ojol ini Masih Giat Ngaspal

Semangat Kerja di Usia Senja, Driver Ojol ini Masih Giat Ngaspal

Earn Smart
Deteksi Wabah PMK, Kementan Minta Pemda Optimalkan Puskeswan

Deteksi Wabah PMK, Kementan Minta Pemda Optimalkan Puskeswan

Whats New
Netflix Bakal Pasang Iklan, Apa Pengaruhnya pada Jumlah Pelanggan?

Netflix Bakal Pasang Iklan, Apa Pengaruhnya pada Jumlah Pelanggan?

Spend Smart
OJK: Kinerja Intermediasi Lembaga Keuangan Terus Meningkat

OJK: Kinerja Intermediasi Lembaga Keuangan Terus Meningkat

Whats New
Dalam Gelaran WEF 2022, Bos GoTo Tekankan Pentingnya Inklusi Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Dalam Gelaran WEF 2022, Bos GoTo Tekankan Pentingnya Inklusi Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Whats New
Cegah Penyebaran Penyakit PMK, Kementan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Cegah Penyebaran Penyakit PMK, Kementan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Whats New
MCAS Group Gandeng PT Pos Indonesia Kembangkan Fitur Kendaraan Listrik di Aplikasi Pospay

MCAS Group Gandeng PT Pos Indonesia Kembangkan Fitur Kendaraan Listrik di Aplikasi Pospay

Whats New
Askrindo Jadi Mitra Asuransi Resmi Java Jazz Festival 2022

Askrindo Jadi Mitra Asuransi Resmi Java Jazz Festival 2022

Whats New
Niat Bikin Kolam Renang untuk Cucu, Pensiunan Anggota Dewan Ini Bangun 'Waterpark' di Bogor

Niat Bikin Kolam Renang untuk Cucu, Pensiunan Anggota Dewan Ini Bangun "Waterpark" di Bogor

Smartpreneur
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.