Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bursa Saham AS Ditutup Merah Karena Trump

Faktor penyebabnya adalah munculnya laporan yang mengindikasikan tidak adanya kaitan antara Presiden Trump dan intervensi Rusia dalam hasil Pemilu Amerika 2016 melalui hasil investigasi Special Council Robert Mueller.

Dow Jones Industrial Average anjlok 83,18 poin atau 0,3 persen menjadi 24.664,89. S&P 500 turun hingga 15,51 poin atau 0,6 persen menjadi 2.693,13 dan Nasdaq meluncur turun hingga 57,18 poin atau 0,8 persen menjadi 7.238,06.

Dikutip melalui Foxbusiness, sebelumnya S&P 500 dan Nasdaq sempat menguat selama 3 hari berturut-turut terhitung Senin (16/4/2018) waktu Amerika diiringi dengan melemahnya keadaan finansial industri teknologi di kemudian hari.

Sementara untuk harga minyak, saat ini mulai menurun setelah sempat meningkat tajam Rabu (18/4/2018) waktu setempat.

The Fed pun merilis laporan yang menyatakan aktifitas keuangan dalam kondisi terjaga dengan pertumbuhan yang relatif terjaga pula. Beberapa bank di Amerika, menurut The Fed, masih memiliki kekhawatiran terhadap kebijakan tarif Trump.

Di sisi lain, Phillip Morris raksasa tembakau Amerika melaporkan penurunan terbesarnya, setelah laporan pendapatan meleset dari yang telah diestimasikan serta volume tembakau yang terus menurun. Selain itu, produk-produk selain jenis rokok juga mengalami perlambatan pertumbuhan.

Harga saham Phillip Moris anjlok hingga 16 persen, penurunan terbesar setelah sepuluh tahun sejak terlepas dari Altria Group.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/04/20/074500326/bursa-saham-as-ditutup-merah-karena-trump

Terkini Lainnya

Cara Kirim Paket Barang lewat Ekspedisi dengan Aman untuk Pemula

Cara Kirim Paket Barang lewat Ekspedisi dengan Aman untuk Pemula

Whats New
Cara Top Up DANA Pakai Virtual Account BRI

Cara Top Up DANA Pakai Virtual Account BRI

Spend Smart
Cek Daftar Pinjol Resmi yang Berizin OJK Mei 2024

Cek Daftar Pinjol Resmi yang Berizin OJK Mei 2024

Whats New
Penyaluran Avtur Khusus Penerbangan Haji 2024 Diproyeksi Mencapai 100.000 KL

Penyaluran Avtur Khusus Penerbangan Haji 2024 Diproyeksi Mencapai 100.000 KL

Whats New
Pemilik Kapal Apresiasi Upaya Kemenhub Evakuasi MV Layar Anggun 8 yang Terbakar

Pemilik Kapal Apresiasi Upaya Kemenhub Evakuasi MV Layar Anggun 8 yang Terbakar

Whats New
Langkah AJB Bumiputera 1912 Setelah Revisi Rencana Penyehatan Keuangan

Langkah AJB Bumiputera 1912 Setelah Revisi Rencana Penyehatan Keuangan

Whats New
KKP dan Polri Gagalkan Penyelundupan 125.684 Benih Bening Lobster di Jambi

KKP dan Polri Gagalkan Penyelundupan 125.684 Benih Bening Lobster di Jambi

Whats New
Sulbar akan Jadi Penyuplai Produk Pangan untuk IKN, Kementan Beri Benih Gratis

Sulbar akan Jadi Penyuplai Produk Pangan untuk IKN, Kementan Beri Benih Gratis

Whats New
Emiten Tambang Samindo Resources Catatkan Kenaikan Pendapatan 33,5 Persen Per Kuartal I-2024

Emiten Tambang Samindo Resources Catatkan Kenaikan Pendapatan 33,5 Persen Per Kuartal I-2024

Whats New
OJK Sebut Klaim Asuransi Kesehatan Lebih Tinggi dari Premi yang Diterima Perusahaan

OJK Sebut Klaim Asuransi Kesehatan Lebih Tinggi dari Premi yang Diterima Perusahaan

Whats New
SKK Migas dan Mubadala Energy Temukan 2 TFC Potensi Gas di Blok South Andaman

SKK Migas dan Mubadala Energy Temukan 2 TFC Potensi Gas di Blok South Andaman

Whats New
Perkuat Bisnis di RI, Perusahaan Pemurni Air Korea Dapat Sertifikat Halal BPJPH

Perkuat Bisnis di RI, Perusahaan Pemurni Air Korea Dapat Sertifikat Halal BPJPH

Whats New
Upaya Kemenparekraf Jaring Wisatawan Asing di Korea Selatan

Upaya Kemenparekraf Jaring Wisatawan Asing di Korea Selatan

Whats New
Libur 'Long Weekend', 2 Lintasan Utama ASDP Layani 26.122 Orang dan 125.950 Unit Kendaraan

Libur "Long Weekend", 2 Lintasan Utama ASDP Layani 26.122 Orang dan 125.950 Unit Kendaraan

Whats New
Soroti Kecelakan Bus Pariwisata di Subang, Menparekraf: Kita Butuh Manajemen Krisis yang Efektif

Soroti Kecelakan Bus Pariwisata di Subang, Menparekraf: Kita Butuh Manajemen Krisis yang Efektif

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke