Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Perry Warjiyo DIyakini Mampu Jaga Stabilitas Rupiah

Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait menyebut, ini penting dilakukan, di tengah situasi global yang sedang penuh dinamika.

"Sekarang rupiah sedang tertekan. Kita juga tahu bahwa bisa saja ada spekulan yang bermain dalam situasi sekarang,” ujar Maruarar dalam pernyataannya, Sabtu (26/5/2018).

Menurut Maruarar, ada situasi global khususnya terkait kebijakan moneter yang dilakukan bank sentral AS Federal Reserve. Kondisi ini membuat nilai tukar dollar AS menguat terhadap mata uang negara-negara lainnya.

Ia memandang, gubernur BI harus memperhatikan situasi ini. Bank sentral bisa merespon dengan kebijakan moneter melalui jalur suku bunga.

Politisi PDI-P tersebut pun menyarankan bank sentral untuk memantau pembelian dollar AS di pasar. Ini untuk menghindari kemungkinan pembelian dollar AS untuk spekulasi.

Maruarar pun meyakini Perry mampu mengeluarkan langkah dan kebijakan yang tepat untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. Hal ini mengingat keahlian dan pengalaman Perry di bidang moneter yang mumpuni.

“Saya yakin Pak Perry mempunyai kematangan sebagai Gubernur BI yang sarat pengalaman dan kebijakan yang baik. Menurut saya itu hal-hal penting yang bisa dilakukan dalam mengantisipasi dan mencegah spekulasi," tutur dia.

Ia pun memandang Perry sudah paham mengatasi persoalan yang ada, khususnya terkait nilai tukar. Maruarar juga optimistis Perry mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah perekonomian global yang belum sepenuhnya pulih.

Perry mengucap sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) pada Kamis (24/5/2018) lalu. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak tahun 2013.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/26/090541726/perry-warjiyo-diyakini-mampu-jaga-stabilitas-rupiah

Terkini Lainnya

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Revisi Target Penyaluran Kredit, BTN Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Mampukah IHSG Bangkit Hari Ini ? Simak Anlisis dan Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Kekhawatiran Inflasi Mencuat, Wall Street Berakhir di Zona Merah

Whats New
Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Ada Hujan Lebat, Kecepatan Whoosh Turun hingga 40 Km/Jam, Perjalanan Terlambat

Whats New
BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

BTN Buka Kemungkinan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

Whats New
[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

[POPULER MONEY] Respons Bulog soal Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun | Iuran Pariwisata Bisa Bikin Tiket Pesawat Makin Mahal

Whats New
KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

KCIC Minta Maaf Jadwal Whoosh Terlambat Gara-gara Hujan Lebat

Whats New
Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Cara Pinjam Uang di Rp 5 Juta di Pegadaian, Bunga, dan Syaratnya

Earn Smart
Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Kemenkeu Akui Pelemahan Rupiah dan Kenaikan Imbal Hasil Berdampak ke Beban Utang Pemerintah

Whats New
Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Prudential Laporkan Premi Baru Tumbuh 15 Persen pada 2023

Whats New
Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Bulog Siap Pasok Kebutuhan Pangan di IKN

Whats New
Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Pintu Perkuat Ekosistem Ethereum di Infonesia

Whats New
BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

BTN Syariah Cetak Laba Bersih Rp 164,1 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Pegadaian Bukukan Laba Bersih Rp 1,4 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Program Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Ton Beras Per Tahun, Bulog Tunggu Arahan Pemerintah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke