Salin Artikel

Rupiah Melemah, Siap-siap Harga Makanan dan Minuman Naik Akhir Tahun

"Perkiraan saya akan naik, akhir tahun atau awal 2019. Mudah-mudahan dollar tidak naik lagi," ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Adhi mengatakan, saat ini fluktuasi dollar AS sulit diprediksi. Belanja modal semakin besar karena beberapa bahan baku masih diimpor. Apalagi hari ini Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,75 persen.

"Bunga naik lagi, biaya modal naik lagi. Naik kurs, naik UMP, naik semua," kata Adhi.

Namun, Adhi belum dapat memastikan berapa persen kemungkinan harga makanan dan minuman akan naik. Yang pasti kata dia, masih di kisaran satu digit. Harga tidak akan naik terlalu besar karena khawatir menyebabkan inflasi.

"Untuk makanan naik 5 persen saja gede. Apalagi ke inflasi. Kan penyumbang inflasi terbesar dari makanan dan bahan makanan," kata dia.

Bagi industri menengah besar, pelemahan rupiah belum berdampak terlalu besar sehingga tak langsung bereaksi. Berbeda dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang paling merasakan dampak menguatnya dollar AS. Oleh karena itu, beberapa UMKM sektor makanan dan minuman sudah terlebih dulu menaikkan harga.

Adhi mengatakan, dengan pelemahan rupiah yang terus terjadi, pelaku usaha ingin agar pemerintah membenahi regulasi dan memberi kompensasi. Terutama untuk penurunan biaya bahan baku dan distribusi.

"Ini mau kita penuhi supaya biaya tidak mahal. Sehingga dengan pelemahan rupiah kita masih dapat margin dengan penurunan biaya itu," kata Adhi.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/27/174000026/rupiah-melemah-siap-siap-harga-makanan-dan-minuman-naik-akhir-tahun

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Nilai Tukar Rupiah di Pasar Spot Menguat Tipis, di Jisdor Malah Terkoreksi

Whats New
Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Ramai Acara Konser di Jakarta, Konsumsi Listrik PLN Naik 12,03 Persen

Whats New
3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir 'On-demand' Oper

3 Perusahaan Kerja Sama Asuransi Mobil Pengguna Jasa Sopir "On-demand" Oper

Whats New
Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Bahlil Akui Gugup Jelaskan ke Mahasiswa Soal Kegelapan Ekonomi Global Ancam Ekonomi RI

Whats New
Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Ditopang Sektor Teknologi, IHSG Ditutup Menguat Tipis

Whats New
Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Jamin Stok Beras Aman, Mentan SYL: Kalau Harga Jangan Tanya Kementan...

Whats New
Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Bos LPS Beberkan 4 Tantangan Sektor Keuangan yang Harus Diwaspadai RI

Whats New
Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Listrik Tiba-tiba Padam Saat Banjir, Ini Penjelasan PLN

Whats New
Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Setelah Hong Kong, 2 Produk Mie Sedaap Ditarik di Singapura

Whats New
10 Instansi dengan Tenaga Non-ASN Terbanyak per 3 Oktober 2022

10 Instansi dengan Tenaga Non-ASN Terbanyak per 3 Oktober 2022

Whats New
Apakah Karyawan Resign Berhak Dapat Pesangon? Ini Aturannya

Apakah Karyawan Resign Berhak Dapat Pesangon? Ini Aturannya

Work Smart
Pengurus Jadi Tersangka, 2 Koperasi Ini Harus Tetap Patuhi Putusan PKPU

Pengurus Jadi Tersangka, 2 Koperasi Ini Harus Tetap Patuhi Putusan PKPU

Whats New
Omzet Penjualan Capai 200 Persen, Intip Perjalanan Perajin Bali Tembus 7 Negara bersama Shopee

Omzet Penjualan Capai 200 Persen, Intip Perjalanan Perajin Bali Tembus 7 Negara bersama Shopee

Smartpreneur
PPPK Guru 2022 Daftar Lewat SSCASN, Ini Cara dan Dokumennya

PPPK Guru 2022 Daftar Lewat SSCASN, Ini Cara dan Dokumennya

Whats New
Kredit Macet 'Fintech P2P Lending' TaniFund Capai 49 Persen, OJK: Risiko Ditanggung 'Lender'

Kredit Macet "Fintech P2P Lending" TaniFund Capai 49 Persen, OJK: Risiko Ditanggung "Lender"

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.