Sri Mulyani Tunda Ajukan RUU Redenominasi

Kompas.com - 28/07/2017, 01:51 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, di diskusi Forum Merdeka Barat 9, Gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaMenteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, di diskusi Forum Merdeka Barat 9, Gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menunda pengajuan RUU redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah ke dalam program legislasi nasional ( prolegnas) 2017.

"Saya rasa itu (redenominasi) bagus. Tapi saat ini pemerintah belum berpikiran untuk menyampaikan RUU itu," kata Ani, seusai menghadiri Forum Merdeka Barat 9, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2017).

Pemerintah dan DPR tengah fokus untuk penyusunan RAPBN 2018. Lagipula, masih banyak RUU bidang perekonomian di dalam prolegnas yang mengantre untuk dibahas bersama DPR.

Masih ada sekitar 14-15 RUU yang sudah masuk prolegnas 2017 dan diprioritaskan dibahas bersama DPR.

"Saya ingin mengatakan, silahkan ini (redenominasi) dijadikan wacana, tapi kami akan tunda dulu. Mungkin untuk saat ini, saya anggap redenominasi tidak kami diskusikan dululah, karena saya lebih fokus pada (penyusunan) APBN 2018," kata Ani.

Sebelumnya, Bank Indonesia mendorong RUU redenominasi masuk ke prolegnas 2017. Hal itu karena perekonomian Indonesia tengah membaik. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X