Bisnis Penerbangan Murah di Indonesia Makin Meriah

Kompas.com - 23/08/2017, 14:09 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis penerbangan murah atau low cost carrier (LCC) di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran pendatang baru, VietJet Air. Maskapai asal Vietnam ini akan membuka rute yang menghubungkan Jakarta dan Ho Chi Minh City.

VietJet Air tertarik ekspansi ke Indonesia karena potensi pasar yang terbilang besar. Di samping neraca perdagangan kedua negara ini terus meningkat.

"Terhitung sampai April tahun ini, Indonesia berada pada posisi kelima di Asean dan posisi ke-30 dari 105 negara yang berinvestasi ke Vietnam," kata Nguyen Thanh Hung, Wakil Presiden Direktur VietJet Air, Selasa (22/8/2017).

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, perizinan VietJet Air dalam proses finalisasi dan membutuhkan waktu satu sampai dua bulan.

"Saya melihat VietJet adalah maskapai yang diterima di negara lain. Mestinya kita juga memberi ruang bagi mereka," ujarnya.

Menurut Budi, industri penerbangan nasional terus berkembang. Setiap tahun, rata-rata pertumbuhan penumpang sekitar 9 persen, dan tumbuh 5 persen dari sisi jumlah pesawat.

"Ini menggembirakan dan pencapaian efisiensi yang baik untuk dunia aviasi," sebutnya.

Kehadiran Vietjet Air mau tak mau menuntut pemain lokal terus meningkatkan jasa pelayanan penerbangan.

Itu sebabnya, Citilink, anak usaha Garuda Indonesia, semakin agresif dengan membuka rute baru, menambah pesawat, dan menawarkan promo menarik sebagai strategi untuk memenangkan persaingan.

Vice President Corporate Communications Citilink Benny Siga Butarbutar menyebutkan, pada Agustus ini, Citilink sudah membuka empat rute baru di Indonesia Timur, yaitu Jayapura, Kendari, Gorontalo, dan Ambon. Selain itu, Citilink membuka satu rute regional ke Dili. "Hingga akhir tahun 2017, Citilink menargetkan 13 juta penumpang," ungkapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber KONTAN
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Daftar 5 Golongan Pelanggan PLN yang Kena Kenaikan Tarif Listrik

Whats New
OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

OJK: Target Inklusi Keuangan Capai 90 Persen di Tahun 2024

Whats New
Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Ini Penyebab Agen Asuransi Belum Bisa Diganti dengan Kecanggihan Teknologi

Whats New
Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Blibli Tebar Promo, Ada Diskon hingga 90 Persen

Rilis
Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Whats New
Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Whats New
Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Whats New
Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Whats New
Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Whats New
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Whats New
Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Whats New
BCA Mobile Gangguan, Manajemen Pastikan Layanan Sudah Kembali Normal

BCA Mobile Gangguan, Manajemen Pastikan Layanan Sudah Kembali Normal

Whats New
Membandingkan Biaya Admin BRI, BCA, Bank Mandiri, hingga BNI

Membandingkan Biaya Admin BRI, BCA, Bank Mandiri, hingga BNI

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.