Akumindo Nilai HET Beras Beri Kepastian Harga ke Petani

Kompas.com - 25/08/2017, 12:02 WIB
M. Ikhsan Ingratubun KONTAN/DOK PRIBADIM. Ikhsan Ingratubun
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mendukung penetapan Harga Eceran Tertinggi ( HET) pada komoditas beras. Akumindo menilai dengan adanya HET memberikan kepastian harga bagi petani dan pedagang beras. 

"HET memberikan kepastian harga baik kepada petani atau usaha mikro dan juga kepada pemakai atau konsumen produk UMKM yaitu beras," ujar Ketua Umum Akumindo Ikhsan Ingratubun, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/8/201). 

Menurut Ikhsan, dengan adanya HET, para pedagang tidak bisa mempermainkan petani dengan menekan harga beli beras dan menjualnya dengan harga tinggi.

"HET juga menjamin agar petani teruslah memproduksi atau berusaha karena jaminan harga dari pembeli akan berlangsung terus menerus," tutur dia. 

(Baca: Indonesia Jual Beras 1 Dollar AS per Kg ke Fiji, Samoa dan Vanuatu)

Dalam hal ini, Ikhsan menambahkan, harga bahan pokok memang seharusnya diintervensi oleh pemerintah. Sehingga, tidak bisa diserahkan kepada mekanisme pasar. 

"Kami mengharapkan tindakan tegas yang akan dilakukan kepada pedagang beras yang tidak patuh terhadap HET dilakukan. Jadi jangan hanya sebatas wacana," pungkas dia. 

Sebelumnya,  Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk bahan pokok beras. HET pada beras mulai berlaku pada 1 September 2017. 

Adapun HET pada beras diantaranya: Jawa, Lampung dan Sumatera Selatan, beras medium Rp 9.450 per kilogram dan premium Rp 12.800 per kilogram Sumatera (tidak termasuk Lampung dan Sumatera Selatan, beras medium Rp 9.950 per kilogram, premium Rp 13.300 per kilogram.

Di Bali dan Nusa Tenggara Barat, beras medium Rp 9.450 per kilogram, premium Rp 12.800 per kilogram. Nusa Tenggara Timur, beras medium Rp 9.950 per kilogram, premium Rp 13.300 per kilogram.

Di Sulawesi, beras medium Rp 9.450 per kilogram, premium Rp 12.800 per kilogram. Kalimantan, beras medium Rp 9.950 per kilogram, premium Rp 13.300 per kilogram.

Kompas TV Untuk itu, menurut rencana, hari ini Tiga Pilar akan menggelar paparan publik untuk menjelaskan kondisi perusahaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X