Kereta Api ke Bandung Direncanakan Bisa Melalui Jalur Rel Bogor

Kompas.com - 04/09/2017, 15:17 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meninjau kesiapan jalur kereta api Jakarta hingga Sukabumi, Rabu (30/8/2017). KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meninjau kesiapan jalur kereta api Jakarta hingga Sukabumi, Rabu (30/8/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi merencanakan perjalanan kereta api menuju Bandung melalui jalur rel Bogor. Untuk saat ini, perjalanan kereta api menuju Bandung melalui jalur rel Cikampek. 

"Jadi masterplannya memang kita akan membuat Bogor-Sukabumi-Cianjur dan Bandung itu terkoneksi dengan baik. For the future, itu akan menjadi double track semua," ujar Budi Karya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (9/4/2017). 

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menjelaskan, untuk mencapai itu yang harus dilakukan yakni dengan merenovasi jalur rel Kereta Bogor-Sukabumi-Cianjur-Padalarang-Bandung. 

Untuk tahap pertama, terang Budi Karya, pihaknya akan membangun jalur rel ganda (double track) dari Bogor sampai Sukabumi sepanjang 50 kilometer.

(Baca: Konstruksi KA Cepat Jakarta-Bandung Dimulai Hari Ini)

"Kita anggarkan Rp 400 miliar untuk bangun double track Bogor-Sukabumi. Kita mulai (Pembangunannya) akhir tahun ini. Karena lagi finalisasi di sana. Jadi kita harapkan awal 2019 sudah selesai," jelas dia. 

Selain itu, pihaknya akan mereaktivasi jalur rel Cianjur-Padalarang. Pasalnya sejak 2013, sudah jalur rel sepanjang 40 kilometer ini ?telah tidak dioperasikan.

"Kita juga akan mengurangi tikungan-tikungan, jika dengan tikungan yang lebih sedikit, sudutnya lebih besar, kelandaiannya lebih landai maka akan diperoleh kecepatan dan kapasitas yang meningkat," kata dia. 

Meski demikian, pembangunan double track baru dikerjakan hingga Sukabumi saja.

"Pembangunannya hanya sampai Bogor-sukabumi. Kalau double track, semuanya sampai padalarangan itu mungkin bisa sampai Rp 2 triliun - Rp 3 triliun," pungkas dia. 

Sekadar informasi, saat ini hanya kereta perintis KA Pangrango yang beroperasi dari Bogor-Sukabumi dengan tiga kali perjalanan setiap hari.

Sementara, untuk Sukabum-Cianjur terdapat KA Siliwangi yang beroperasi tiga kali perjalanan setiap hari.

Kompas TV Pembangunan Rel Kereta Trans Sulawesi Rampung Tahun 2020
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.