Beragam Modus Baru Investasi Bodong yang Diungkap OJK

Kompas.com - 10/09/2017, 12:15 WIB
|
EditorBayu Galih

BOGOR, KOMPAS.com - Sepanjang 2017, Satuan Tugas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan telah menghentikan kegiatan investasi tak berizin oleh 44 entitas.

Satgas Waspada Investasi OJK pun segera memanggil 11 entitas lain yang diduga menawarkan investasi ilegal. Namun, investasi ilegal kepalang marak hadir di tengah-tengah masyarakat dengan beragam modus.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menjelaskan, ada beberapa modus baru investasi ilegal yang hadir.

"Dasarnya saat ini adalah investasi uang untuk menawarkan profit yang sangat tinggi," kata Tongam pada acara pelatihan wartawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bogor, Sabtu (9/9/2017).

Tongam menyatakan, keuntungan yang ditawarkan investasi ilegal berkedok perdagangan berjangka bisa mencapai 30 persen setiap bulan. Selain itu, investasi ini juga disebut tanpa risiko.

(Baca juga: Investasi Bodong Kian Marak, OJK Minta Masyarakat Lapor)

Modus investasi ilegal lain adalah investasi emas. Namun, produk emasnya tidak diberikan kepada nasabah.

Tongam menyebut, entitas tersebut menawarkan produk emas, namun ditinggal saja di entitas tersebut. Sementara nasabah memperoleh keuntungan 5 persen per bulan.

"Ada juga memberikan rumah, membayar Rp 6,5 juta, kemudian membayar Rp 800 juta. Orang merekrut belakangan menjadi rugi," kata Tongam.

Ada juga investasi ilegal bermodus meniru laman yang legal, namun menjadi tidak legal. Tongam memberi contoh, laman perusahaan investasi legal PT.A.com diubah menjadi PT.A.net yang malah menawarkan investasi ilegal.

Tongam juga meminta masyarakat waspada dengan arisan-arisan online yang marak di media sosial maupun grup perbincangan. Arisan online tersebut kerap kali berpola sekali bayar, namun kemudian ke depannya tidak membayar lagi.

"Tidak ada ini dalam hukum arisan. Harus bertatap muka, tapi ini online, padahal arisan untuk silaturahmi kan. Dibuat nomor urut juga, tapi tidak bakal ada yang dapat," ujar Tongam.

Kompas TV Waspada Terhadap Investasi Bodong
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudah, Begini Cara Top Up ShopeePay lewat BRImo dan ATM BRI

Mudah, Begini Cara Top Up ShopeePay lewat BRImo dan ATM BRI

Spend Smart
Ciri-ciri Pinjol Ilegal dan Tips untuk Menghindarinya

Ciri-ciri Pinjol Ilegal dan Tips untuk Menghindarinya

Whats New
Komut PTPP Minta Proyek di Jakarta dan Tangerang Rampung Lebih Cepat dari Target

Komut PTPP Minta Proyek di Jakarta dan Tangerang Rampung Lebih Cepat dari Target

Whats New
Usaha Modifikasi Mobil Terus Bertumbuh, Menko Airlangga: Bisa Topang Perekonomian

Usaha Modifikasi Mobil Terus Bertumbuh, Menko Airlangga: Bisa Topang Perekonomian

Whats New
Syarat dan Cara Buka Tabungan Emas Pegadaian 2022

Syarat dan Cara Buka Tabungan Emas Pegadaian 2022

Spend Smart
Harga Turun, Simak Rincian Harga BBM Terbaru SPBU Vivo Per 1 Oktober

Harga Turun, Simak Rincian Harga BBM Terbaru SPBU Vivo Per 1 Oktober

Whats New
Cara Cek Penerima BSU Tahap 4 yang Cair Senin Depan

Cara Cek Penerima BSU Tahap 4 yang Cair Senin Depan

Whats New
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, ASN Diingatkan untuk Pegang Teguh Ideologi Pancasila

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, ASN Diingatkan untuk Pegang Teguh Ideologi Pancasila

Whats New
Erick Thohir Sebut Eropa Tertarik Beli Komponen Biodiesel Pertamina

Erick Thohir Sebut Eropa Tertarik Beli Komponen Biodiesel Pertamina

Whats New
Menaker Tinjau Penyaluran  BSU Nakes RS di Jawa Timur

Menaker Tinjau Penyaluran BSU Nakes RS di Jawa Timur

Whats New
Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan yang Terapkan Teknik Pertambangan yang Baik

Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan yang Terapkan Teknik Pertambangan yang Baik

Whats New
Perbandingan Harga BBM Terbaru, Pertamax Turun, Vivo Revvo 92 dan Shell Super Ikutan Turun

Perbandingan Harga BBM Terbaru, Pertamax Turun, Vivo Revvo 92 dan Shell Super Ikutan Turun

Whats New
Update Harga BBM Terbaru di Semua SPBU per Oktober 2022

Update Harga BBM Terbaru di Semua SPBU per Oktober 2022

Whats New
Mulai November 2022, Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah

Mulai November 2022, Bandara Kertajati Layani 4 Penerbangan Umrah

Whats New
Lowongan Kerja Tempo Scan untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja Tempo Scan untuk Lulusan S1, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.