PT Inka akan Bangun Pabrik Kereta di Banyuwangi Senilai Rp 600 Miliar

Kompas.com - 24/10/2017, 11:17 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANYUWANGI, KOMPAS.com - PT Industri Kereta Api (PT INKA) akan membangun pabrik baru di Banyuwangi dengan nilai investasi Rp 600 miliar. Dijadwalkan, pabrik tersebut beroperasi pada tahun 2019 mendatang.

Hal tersebut dijelaskan Mohamad Nur Shodiq, Direktur keuangan dan SDM PT INKA yang berkunjung ke Banyuwangi akhir pekan lalu.

Menurutnya pembangunan industri tersebut akan dimulai pada Maret 2018, dan akan dijadikan pabrik kereta api berbahan dasar stainless steel dan alumunium. Diperkirakan akan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.

"“Tidak tertutup kemungkinan nantinya Banyuwangi akan menjadi lokasi utama industri PT INKA. Tapi yang jelas kami akan memiliki dua pabrik besar di Madiun dan Banyuwangi,” jelas Sodiq.

PT INKA saat ini tengah menangani pesanan kereta api yang cukup banyak, antara lain proyek KRL Bandara Soekarno Hatta - Sudirman, LRT di Palembang yang disiapkan untuk SEA Games, LRT Jabodetabek, termasuk juga proyek dari PT KAI untuk mengganti gerbong-gerbong kereta yang usianya sudah tua.

Selain itu PT INKA juga mengerjakan pesanan kereta api dari beberapa negara salah satunya Bangladesh serta mengikuti tender di Zambia, Srilanka dan Nigeria serta memenuhi pesanan kereta dari beberapa negara di ASEAN.

“Sebagai satu satunya pabrik kereta api nasional dengan lokasi pabrik di Madiun, saat ini kapasitas kami sudah overload. Maka, kami mencari lokasi untuk pengembangan perusahaan. Dengan berbagai pertimbangan, lokasi yang akhirnya kami tetapkan Banyuwangi. Untuk itu, kami meminta dukungan dari pemerintah daerah,” kata Sodiq.

Rencana lokasi industri yang akan dibangun di Banyuwangi, kata Sodiq berada di lahan milik BUMN di wilayah Kecamatan Kalipuro karena dekat dengan pelabuhan serta jaringan rel kereta api.

Selain itu, sesuai masterplan Kabupaten Banyuwangi, wilayah tersebut akan dilewati oleh jalan tol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.