Kementerian ESDM: Penjualan BBM di SPBU Vivo Tak Langgar Aturan

Kompas.com - 29/10/2017, 19:41 WIB
Lambang SPBU Vivo di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/9/2017) belum ditutup sesuai perintah Kementerian ESDM. Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comLambang SPBU Vivo di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/9/2017) belum ditutup sesuai perintah Kementerian ESDM.
|
EditorAmir Sodikin

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian ESDM memastikan penjualan bahan bakar minyak (BBM) oleh PT Vivo Energy Indonesia, melalui SPBU yang berlokasi di Cilangkap Jakarta Timur, tak melanggar aturan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerjasama Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menjelaskan, terdapat tiga jenis penyediaan BBM sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

"Pertama adalah jenis BBM tertentu atau JBT, yaitu minyak solar dan minyak tanah dan disubsidi pemerintah yang penugasannya dilakukan oleh BPH Migas," kata Dadan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/10/2017).

Kemudian, jenis BBM Khusus Penugasan atau JBKP yaitu bensin RON88 dengan wilayah di luar Jamali atau Jawa, Madura, Bali). Penugasannya dilakukan oleh BPH Migas.

Baca juga : Belum Berizin, Kementerian ESDM Minta SPBU VIVO Hentikan Operasinya

Terakhir adalah jenis BBM umum, yang merupakan BBM di luar JBT dan JBKP. Pelaksanaannya dapat dilakukan oleh setiap badan usaha yang mempunyai izin usaha niaga umum BBM.

"Dengan demikian, penyediaan dan pendistribusian BBM oleh PT Vivo Energy Indonesia sebagai badan usaha pemegang izin usaha niaga umum BBM tidak bertentangan dengan Perpres 191 Tahun 2014," kata Dadan. 

Saat ini PT Vivo Energy Indonesia melakukan pendistribusian BBM di luar JBT dan JBKP. Pemerintah dapat menugaskan PT Vivo Energy Indonesia untuk melakukan penyaluran ke wilayah tertentu.

Baca juga : Sebelum Berhenti Beroperasi, SPBU Vivo Sempat Uji Coba Tiga Hari

Situasi dan kondisi terkini SPBU Vivo di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/9/2017).Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Situasi dan kondisi terkini SPBU Vivo di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/9/2017).
Sedangkan terkait dengan anggapan ketidakadilan terhadap PT Pertamina, kata Dadan, pemerintah berkewajiban memenuhi kebutuhan BBM di seluruh Indonesia.

Pemerintah telah memperhitungkan saat memberi penugasan kepada PT Pertamina, yang tujuan akhirnya adalah tercapainya pemenuhan kebutuhan BBM Satu Harga.

Di sisi lain, pemerintah memandang BBM Ron88 masih dibutuhkan masyarakat kelas menengah ke bawah, contohnya untuk angkutan umum.

Maka, pemerintah masih tetap akan menugaskan badan usaha pemegang izin usaha niaga umum untuk menyediakan jenis BBM tersebut.

"Dalam waktu dekat, pemerintah akan memberi penugasan kepada badan usaha lain pemegang izin usaha niaga BBM, termasuk Vivo (untuk menyalurkan BBM) bukan hanya di Jawa saja. Tapi juga di wilayah NKRI lainnya, termasuk daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar)," kata Dadan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waskita Jual 30 Persen Saham Tol Medan-Tebing Tinggi ke Investor Asing

Waskita Jual 30 Persen Saham Tol Medan-Tebing Tinggi ke Investor Asing

Whats New
IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Bangkit? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Merosot 20 Dollar AS, Harga Emas Turun ke Level Terendah 11 Bulan

Merosot 20 Dollar AS, Harga Emas Turun ke Level Terendah 11 Bulan

Whats New
Sri Mulyani Sebut Tingkat Konsumsi 30 Persen Penduduk Termiskin RI Sudah Berangsur Pulih

Sri Mulyani Sebut Tingkat Konsumsi 30 Persen Penduduk Termiskin RI Sudah Berangsur Pulih

Whats New
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik hingga Juni 2021 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik hingga Juni 2021 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Whats New
Mau Bisnis Makanan? Simak Dulu 7 Tips Ini

Mau Bisnis Makanan? Simak Dulu 7 Tips Ini

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021 |  Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

[POPULER MONEY] Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021 | Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Whats New
Di Depan Ratu Belanda, Sri Mulyani Paparkan Masalah Kesenjangan Akses Keuangan Perempuan RI

Di Depan Ratu Belanda, Sri Mulyani Paparkan Masalah Kesenjangan Akses Keuangan Perempuan RI

Whats New
Contoh Daftar Riwayat Hidup dengan Format yang Baik dan Benar

Contoh Daftar Riwayat Hidup dengan Format yang Baik dan Benar

Work Smart
Amankan Pasokan Bawang Merah Saat Lebaran, Sang Hyang Seri Gandeng PT Alami Orion Agrotama

Amankan Pasokan Bawang Merah Saat Lebaran, Sang Hyang Seri Gandeng PT Alami Orion Agrotama

Whats New
Simulasi KPR di 4 Bank BUMN, Mudah dan Akurat

Simulasi KPR di 4 Bank BUMN, Mudah dan Akurat

Spend Smart
Bisnis Resto Terempas, Virtual Dining Concept Sebuah Solusi?

Bisnis Resto Terempas, Virtual Dining Concept Sebuah Solusi?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tips Membeli Rumah Pertama | Aspek Penting Membangun Tangga di Hunian Kecil | Mengenali Tanda Serangan Rayap di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Tips Membeli Rumah Pertama | Aspek Penting Membangun Tangga di Hunian Kecil | Mengenali Tanda Serangan Rayap di Rumah

Rilis
Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Whats New
Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X