Kompas.com - 03/11/2017, 14:17 WIB
Ilustrasi QR Code Getty Images/iStockphotoIlustrasi QR Code
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri perbankan mengembangkan teknologi quick respons (QR) sebagai solusi transaksi tanpa menggunakan mesin electronic data capture (EDC).

Mengutip Kontan.co.id, salah satunya lembaga keuangan yang mengembangkan teknologi tersebut adalah Mastercard Indonesia. Perusahaan ini telah membuat sistem transaksi baru dengan menggunakan QR code dengan nama QR Payment.

Saat ini, Mastercard sedang memperkenalkan teknologi tersebut. "QR Payment ini untuk industri UKM di daerah yang kurang terjangkau dari mesin EDC," kata Direktur Mastercard Indonesia Tommy Singgih, Kamis (2/11/2017)

Menurut Tommy, QR Payment ini bukan untuk menggantikan EDC. Tapi, untuk memfasilitasi transaksi pembayaran non tunai di daerah yang minim EDC.

Di sini, Mastercard Indonesia menjadi fasilitator QR Payment bagi perbankan.

"Rencananya, akan ada satu bank yang menggunakan jasa QR Payment dari Mastercard," tambahnya. Bank tersebut akan meluncurkan QR code ini pada kuartal I-2018.

Perbankan

Setidaknya, ada tiga bank akan memberikan layanan pembayaran QR code. Yakni, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mandiri Tbk.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pihaknya berencana mengeluarkan sistem pembayaran menggunakan QR code bernama QR Pay pada kuartal IV-2017. Saat ini, BTN sedang mengajukan lisensi ke Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BTN memiliki target awal transaksi QR Pay ini sebesar 170.000 transaksi dengan nominal Rp 85 miliar untuk tahun pertama.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
'Travel Bubble' Indonesia-Singapura, Sandiaga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura, Sandiaga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

Whats New
Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Work Smart
Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.