PLN Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Babel

Kompas.com - 15/12/2017, 19:10 WIB
Petugas PLN memeriksa kualitas pasokan listrik ketika berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kupang di Desa Oelpuah, Kabupaten Kupang, NTT, Kamis (20/7/2017). PLTS Kupang berkapasitas 5 MWp tersebut merupakan pembangkit tenaga listrik terbesar di Indonesia yang beroperasi sejak 27 Desember 2015 dan memberikan pasokan listrik ke wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. ANTARA FOTO/Widodo S JusufPetugas PLN memeriksa kualitas pasokan listrik ketika berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kupang di Desa Oelpuah, Kabupaten Kupang, NTT, Kamis (20/7/2017). PLTS Kupang berkapasitas 5 MWp tersebut merupakan pembangkit tenaga listrik terbesar di Indonesia yang beroperasi sejak 27 Desember 2015 dan memberikan pasokan listrik ke wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.
EditorErlangga Djumena

BELITUNG, KOMPAS.com — PT PLN (Persero) akan membangun pembangkit listrik tenaga surya di Kepulauan Bangka Belitung.

General Manajer PLN Wilayah Bangka Belitung ( Babel) Susiana Mutia mengatakan, pembangkit listrik tenaga surya ( PLTS) di pulau-pulau kecil yang ada di wilayah Bangka Belitung dirancang mempunyai kapasitas 170 kWp (kilowatt peak). Direncanakan, pelayanan listrik akan dilakukan dengan skema PLTS pada siang hari dan diesel pada malam berdasarkan ketersediaan dan pemakaian energi.

"Biaya pokok produksi (BPP) listrik di gugusan pulau tersebut Rp 4.000 per Kwh sampai Rp 5.000 per Kwh," ujarnya di Belitung, Jumat (15/12/2017).

Pembangkit dengan energi baru terbarukan juga akan dikembangkan di kawasan Bangka Belitung, antara lain Pembangkit Listrik Biogas yang dirancang berkapasitas 5 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa dengan kapasitas sekitar 4 MW. Selain itu, di Belitung juga akan dibangun pembangkit dengan kapasitas 5 MW.

Baca juga: PLN Kerja Sama dengan Pihak Swasta Bangun PLTS di Perbatasan Indonesia - Timor Leste

Rasio elektrifikasi di Babel saat ini sudah 100 persen. Babel  memiliki 138 desa dan semuanya dilaporkan sudah teraliri listrik. Pembangkit batu bara masih menjadi pembangkit dengan biaya termurah di sana.

Selain menyediakan listrik, PLN dalam program sosialnya juga menggandeng pemangku kepentingan terkait termasuk dari Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Ketua Destination Management Organization (DMO), dan para kepala desa serta tokoh masyarakat untuk mengembangkan industri pariwisata.

Saat ini Belitung memiliki kawasan ekonomi khusus di Tanjung Kelayang dan kawasan tata kelola destinasi wisata di Kecamatan Sijuk dan Tanjungpandan. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X