Campina: Es Krim Harga di Bawah Rp 5.000 Paling Diminati

Kompas.com - 19/12/2017, 11:55 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan produsen es krim PT Campina Ice Cream Industri Tbk (CAMP) mengungkapkan es krim dengan harga Rp 5.000 ke bawah banyak dibeli masyarakat. 

Penjualan es krim dengan harga tersebut bisa mencapai 40 persen dari penjualan total perseroan. 

Direktur Marketing Campina, Adji Andjono mengatakan, saat ini perseroan memiliki hingga 80 jenis es krim. Dari jumlah tersebut, 75 jenis es krim tersebut merupakan es krim satuan kecil, sisanya es krim literan mulai dari 700 mililiter sampai satu liter. 

"Umumnya (harga) Rp 5.000 ke bawah sekarang makin kencang jualannya. Kami kan juga jualan yang family pack 1 liter, dan itu lumayan," ujar Adji saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/12/2017). 

Adji menuturkan, perseroan selalu mengeluarkan produk baru setiap tahun. Biasanya, perusahaan akan mengeluarkan hingga 10 produk baru setiap tahun. 

"Tahun 2018, kami akan muncul Iron Man dan Captain America. Ini salah satu cara untuk menciptakan minat. Karena es krim bukan makanan pokok, konsumen akan bosan," ungkap dia. 

Adji menambahkan, perseroan akan menargetkan penjualan pada tahun 2018 mencapai Rp 1 triliun. Pada tahun ini, penjualan es krim Campina mencapai Rp 960 miliar. 

"Penjualan tahun depan akan tumbuh 8 persen - 10 persen. Semoga tahun depan bisa Rp 1 triliun, kan udah IPO," pungkas dia.

Sebagai informasi, PT Campina Ice Cream Industry Tbk resmi melantai di bursa pada Selasa (19/12/2017) ini.

Perusahaan produsen es krim ini merupakan emiten ke-35 yang melantai di Bursa Efek Indonesia ( BEI) pada tahun ini, sekaligus menjadi emiten ke-565 yang melantai di BEI.

Emiten yang berkode CAMP ini melego saham sebanyak 885 juta saham atau 15,04 persen dari saham keseluruhan.

Adapun harga saham yang ditawarkan sebesar Rp 330 per lembar saham. Dengan begitu, perseroan akan mengantongi dana segar dari IPO sebanyak Rp 292 miliar.

Presiden Direktur CAMP, Samudera Prawirawidjaja mengatakan, dana tersebut akan digunakan perseroan untuk melunasi utang. Selain itu, lanjut Samudera, dana tersebut juga digunakan untuk modal kerja.

Kompas TV Es krim ini dibuat oleh anak muda bernama Anet yang berjualan dari pameran ke pameran.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.