Bogor Trade Mall Gandeng Lazada untuk Berdayakan Pelaku UKM

Kompas.com - 21/12/2017, 05:47 WIB
Presiden Joko Widodo dan Presiden Korsel Moon Jae-in menjajal batik di salah satu toko di Bogor Trade Mall di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/11/2017).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo dan Presiden Korsel Moon Jae-in menjajal batik di salah satu toko di Bogor Trade Mall di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/11/2017).

BOGOR, KOMPAS.com - Pusat perbelanjaan Bogor Trade Mall bekerja sama dengan situs e-commerce Lazada dalam sistem penjualan produk. Kerja sama dua pihak diteken di Bogor, Rabu (20/12/2017). 

Melalui kerja sama ini, sebanyak 1.000 pelaku usaha kecil menengah ( UKM) dapat memasarkan produknya secara khusus di Lazada, yakni di alamat www. lazada.co.id/mall-btm-bogor.

Direktur Operasional Bogor Trade Mall Andreas Slamet mengatakan, bentuk kerja sama online-offline ini diharapkan dapat memajukan dan memberdayakan para tenant di mal ini.

Saat ini sebanyak 80 persen tenant Bogor Trade Mall adalah pelaku UKM di Kota Bogor.

Baca juga : Harbolnas 2017, Transaksi Lazada Naik 10 Kali Lipat

Menurut dia, di era digital sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa internet memainkan peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian. 

"Jadi, tidak hanya pengunjung dari Bogor yang bisa datang dan membeli produk di sini, tapi sekarang masyarakat Indonesia pun bisa membeli produk tenant melalui halaman website Lazada," ucap Andreas, Rabu (20/12/2017).

Namun belum semua produk tenant dapat ditampilkan di website. Beberapa tenant belum dapat memenuhi syarat seperti keaslian produk dan jumlah stok.  

Sebagai informasi, Bogor Trade Mall selama 12 tahun terakhir membina pedagang kaki lima di sekitar wilayah mal untuk berjualan di dalam mal. Para pedagang kaki lima tersebut mendapatkan pelatihan penjualan. 

Baca juga : Ini Kategori Barang yang Sering Dicicil saat Belanja Online

Namun maraknya penjualan via online membuat pengurus mal khawatir jika pusat perbelanjaan ini jadi sepi pembeli. 

"Sebagai platform shoping mall, kami ingin penjualan tenant itu tinggi. Apakah caranya dengan pembelinya datang ke mal atau membeli lewat online, buat kami sama. Artinya ada omzet atau penghasilan yang naik," pungkas dia.

Co-CEO Lazada Indonesia Duri Granziol mengungkapkan, kerja sama dengan mal di Bogor ini  sejalan dengan ambisi Lazada membantu pelaku UKM lebih maju lagi melalui program #UpGradeUKM.

"Peluncuran halaman khusus Mall BTM ini juga bertepatan dengan kampanye Bulan Jualan Online Nasional (Bujonas) yang kami selenggarakan selama Desember untuk membantu UKM mempercepat pertumbuhan bisnisnya di platform Lazada," tuturnya. 

Kompas TV Asprindo menilai, persaingan usaha yang sehat bisa tercipta jika sektor e-commerce ikut dikenai pajak.



Close Ads X