Kompas.com - 30/01/2018, 08:39 WIB
|
EditorErlangga Djumena

MANILA, KOMPAS.com - Komisi Sekuritas dan Bursa Efek Filipina menyatakan tengah menyusun aturan yang meregulasi transaksi mata uang virtual. Tujuannya adalah untuk melindungi investor dan mengurangi risiko penyalahgunaan.

Mengutip CoinDesk, Selasa (30/1/2018), regulasi tersebut di antaranya bakal mencakup penerbitan dan pendaftaran mata uang virtual. Menurut Komisioner SEC Emilio Aquino, aturan itu ditargetkan rampung pada tahun ini.

"Kami akan menerbitkan serangkaian aturan ini. Anda harus sangat hati-hati tentang bagaimana perlindungan konsumen pada instrumen baru ini," tutur Aquino.

Dia pun mengungkapkan, regulasi tersebut akan termasuk pedoman keamanan siber pasar mata uang virtual dan literasi keuangan investor. Aquino juga menyoroti tentang penerbitan koin perdana atau initial coin offering (ICO).

Baca juga: Korea Utara Diduga Terkait dengan Peretasan Mata Uang Virtual

"Sayangnya banyak kasus dimana promotor ICO menghilang entah ke mana. Kami tak mau itu terjadi di sini (Filipina)," ujar Aquino.

Media setempat Philstar Global mengabarkan bahwa ICO harus didaftarkan kepada SEC. Sebab, SEC mengakui mata uang virtual terkait dengan instrumen pasar modal.

Sebelumnya pada bulan ini pula, SEC memperingatkan risiko terkait ICO. Meskipun demikian, di beberapa negara lain, antara lain di China, ICO dilarang dan dianggap ilegal secara hukum.

Sementara itu, Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan melarang perusahaan lokal untuk ambil bagian dalam ICO. Lembaga tersebut mendeskripsikan ICO sangat spekulatif dan mengandung pelanggaran hukum pasar modal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CoinDesk
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Promo HUT Ke-77 RI, Harga Tiket Kereta Api dari Jakarta mulai Rp 17.000, Ini Jadwal dan Rutenya

Promo HUT Ke-77 RI, Harga Tiket Kereta Api dari Jakarta mulai Rp 17.000, Ini Jadwal dan Rutenya

Whats New
Pertanian Ditetapkan Jadi Program Jangka Panjang di Sumut dan Aceh

Pertanian Ditetapkan Jadi Program Jangka Panjang di Sumut dan Aceh

Rilis
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen, Sri Mulyani: RI Terbukti Tangguh Hadapi Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen, Sri Mulyani: RI Terbukti Tangguh Hadapi Gejolak Global

Whats New
Bitcoin Dekati Rp 350 Juta Per Keping, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin Dekati Rp 350 Juta Per Keping, Cek Harga Kripto Hari Ini

Spend Smart
1 Tahun Alih Kelola Blok Rokan, Pertamina Kembangkan 376 Sumur Baru hingga Genjot Produksi Minyak Jadi 161.000 Bph

1 Tahun Alih Kelola Blok Rokan, Pertamina Kembangkan 376 Sumur Baru hingga Genjot Produksi Minyak Jadi 161.000 Bph

Whats New
Erick Thohir: Program BUMN Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Erick Thohir: Program BUMN Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Whats New
PLN Kirim Surat kepada 20 Perusahaan terkait Sertifikat EBT

PLN Kirim Surat kepada 20 Perusahaan terkait Sertifikat EBT

Whats New
Lelang Rumah Murah di Bekasi, Harga Limit Mulai Rp 99 Juta

Lelang Rumah Murah di Bekasi, Harga Limit Mulai Rp 99 Juta

Spend Smart
Sido Muncul Ajak Penderita Bibir Sumbing Tersenyum Kembali

Sido Muncul Ajak Penderita Bibir Sumbing Tersenyum Kembali

BrandzView
Awali Pekan, IHSG Bergerak Fluktuatif

Awali Pekan, IHSG Bergerak Fluktuatif

Whats New
Harga Emas Antam Kembali Turun, Simak Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Kembali Turun, Simak Daftar Lengkapnya

Whats New
Jokowi Sebut Ekonomi Global Tahun Depan Akan Gelap, Benarkah Demikian?

Jokowi Sebut Ekonomi Global Tahun Depan Akan Gelap, Benarkah Demikian?

Whats New
Imbauan Kemenhub soal Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Ini Jadi Pengingat

Imbauan Kemenhub soal Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Ini Jadi Pengingat

Whats New
Hati-hati, Ada Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang

Hati-hati, Ada Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang

Whats New
Lowongan Kerja Honda Prospect Motor  untuk D3 hingga S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja Honda Prospect Motor untuk D3 hingga S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.