Teknologi Digital Makin Maju, Metode Pembayaran Perbankan Terbelakang? - Kompas.com

Teknologi Digital Makin Maju, Metode Pembayaran Perbankan Terbelakang?

Kompas.com - 14/03/2018, 09:30 WIB
Booth Mastercard pada acara Money 20/20 Asia di Marina Bay Sands Comference and Expo, Selasa (13/3/2018).KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Booth Mastercard pada acara Money 20/20 Asia di Marina Bay Sands Comference and Expo, Selasa (13/3/2018).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Teknologi dan inovasi digital kini berkembang dengan pesat secara global. Ini termasuk pesatnya kelahiran teknologi keuangan alias financial technology (fintech).

Lalu, apakah perkembangan ini akan membuat layanan dan metode pembayaran yang disediakan oleh perbankan dan perusahaan penyedia transaksi pembayaran perbankan seperti Mastercard kian terbelakang? Co-President Asia Pacific Mastercard Ari Sarker menjawabnya.

"Kami sangat senang dengan masa depan perusahaan seperti Mastercard," kata Sarker pada ajang Money 20/20 Asia di Marina Bay Sands Expo Center, Singapura, Selasa (13/3/2018).

Sarker mengungkapkan, fintech dan inovasi digital memberikan dampak yang fundamental pada seluruh industri, tak terkecuali industri keuangan dan perbankan sendiri.

Dalam satu dekade mendatang, secara global diprediksi akan ada sekitar 50 miliar perangkat digital yang saling tersambung satu sama lain.

Perkembangan teknologi ini diakui Sarker akan membuat perbankan dan perusahaan penunjangnya seperti Mastercard akan cenderung invisible atau seolah tak terlihat. Hal ini, imbuh dia, harus dipandang sebagai kesempatan untuk mengembangkan diri.

Oleh sebab itu, Mastercard berubah tidak hanya menyediakan platform pembayaran bank dengan menggunakan kartu debit atau kredit. Sarker menyebut, Mastercard kini berubah menjadi perusahaan penyedia teknologi yang memudahkan pembayaran dan menjadikannya efisien namun aman.

"Inilah kesempatan di mana perusahaan seperti Mastercard punya peran besar. Dengan perangkat yang semakin terkoneksi, bagaimana mengedepankan keamanan dan bagaimana konsumen, pemerintah, pemangku kepentingan membangun infrastruktur pembayaran yang aman dan industri ditangani dengan baik," jelas Sarker.

Ia mengakui, dengan perkembangan digital tersebut maka posisi dan layanan perbankan dan pendukungnya semakin menjadi latar belakang saja. Namun, inilah kesempatan untuk berinovasi pula.

"Esensinya adalah menyediakan kemampuan teknologi dan solusi pembayaran," jelas Sarker.

Ke depan, imbuh dia, Mastercard tidak segan untuk menjalin kerja sama dengan banyak pihak untuk terus mengembangkan teknologi solusi pembayaran. Hal ini pun tidak tertutup kemungkinan untuk terus dilakukan dalam satu hingga dua dekade ke depan, seiring kian berkembangnya teknologi.



Close Ads X