Per Juni, Google Akan Larang Iklan Bitcoin dan Mata Uang Virtual Lain - Kompas.com

Per Juni, Google Akan Larang Iklan Bitcoin dan Mata Uang Virtual Lain

Kompas.com - 14/03/2018, 18:15 WIB
Salah satu gedung di kantor pusat Google, Mountain View, California.Wicak Hidayat/KompasTekno Salah satu gedung di kantor pusat Google, Mountain View, California.

KOMPAS.com - Google akan melarang iklan yang mempromosikan mata uang kripto dan iklan penerbitan koin perdana (initial coin offering/ICO) mulai Juni tahun ini.

Kebijakan ini merupakan upaya untuk meredam meluasnya produk finansial teranyar yang memiliki risiko sangat tinggi tersebut.

Upaya ini diumumkan oleh induk Google, Alphabet Inc pada Rabu waktu setempat. Sebelumnya, Facebook Inc melakukan hal yang sama pada Januari 2018 lalu. Dengan demikian, Facebook dan Google jauh dari iklan terkait mata uang digital.

Google juga membatasi iklan produk keuangan dengan opsi binary, yang merupakan derivatif atau turunan selain melarang iklan dengan kata kunci "buy bitcoin".

Baca juga : Facebook Larang Semua Iklan Terkait Mata Uang Virtual

Hal ini dilakukan Google setelah masuknya sejumlah apiran yang menyebutkan iklan-iklan tersebut dalam kategori iklan yang jahat, sebab berisi penipuan dan kontroversial.

Seperti dikuti dari Bloomberg, Google pada 2017 telah menghapus lebih dari 3,2 miliar iklan kontroversial dan berbahaya di web, sementara di 2016 Google menghapus sebanyak 1,7 miliar iklan.

Penghapusan 3,2 juta miliar iklan di 2017 serta akan dilarangnya iklan bitcoin kemungkinan tidak akan berdampak ke bisnis dan pendapatan iklan Google. Pada 2017, pendapatan iklan Google dilaporkan naik 20 persen dibanding 2016.

Kompas TV Situs jejaring sosial Facebook resmi melarang penayangan iklan uang virtual seperti Bitcoin. Facebook menilai iklan Bitcoin cenderung menyesatkan konsumen.


Komentar
Close Ads X