Miliarder Ini Kucurkan Dana Rp 12,2 Triliun untuk Selamatkan Toys R Us

Kompas.com - 18/04/2018, 12:18 WIB
Pengunjung antre untuk masuk ke gerai mainan HotWheels saat perhelatan The Jakarta 14th Toys & Comics fair 2018 pada Sabtu (24/2/2018).Kompas.com/Josephus Primus Pengunjung antre untuk masuk ke gerai mainan HotWheels saat perhelatan The Jakarta 14th Toys & Comics fair 2018 pada Sabtu (24/2/2018).

NEW YORK, KOMPAS.com - Miliarder Isaac Larian melakukan upaya di menit-menit terakhir untuk menyelamatkan raksasa ritel mainan Toys R Us dari kebangkrutan. Larian adalah pengusaha mainan yang kemudian menjadi miliarder.

Dikutip dari Business Insider, Selasa (17/4/2018), Larian merupakan CEO perusahaan mainan MGA Entertainment. 

Pada akhir pekan lalu, ia menawarkan dana sebesar 890 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 12,2 triliun untuk menyelamatkan lebih dari 300 gerai Toys R Us di AS dan Kanada.

"Baiklah, saya mengambil bagian saya. Sekarang tergantung mereka mau menerima atau tidak," ujar Larian pada akun LinkedIn pribadinya.

Dalam unggahan terpisah pada Twitter pribadinya, Larian menuturkan bahwa ia ingin menyelamatkan 130.000 pekerjaan dan ia pun menge-tag Presiden Donald Trump dalam unggahannya tersebut.

"Tidak banyak waktu yang tersisa," tulis Larian.

Sebelumnya, Larian telah memulai kampanye penggalangan dana (crowdfunding) melalui laman GoFundMe untuk berupaya menyelamatkan Toys R Us. Namun, kampanye tersebut hanya berhasil mengumpulkan dana 59.000 dollar AS atau setara sekitar Rp 808,3 juta dalam tiga pekan.

Jika pengajuan penyelamatan yang disodorkan Larian diterima, maka dana penyelamatan murni berasal dari kantong pribadinya. Selain itu, ada pula dana dari investor dan pembiayaan perbankan.

Baru-baru ini, Toys R Us mulai melikuidasi lebih dari 700 gerainya di AS. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi pasca pengumuman kepailitan Toys R Us.




Close Ads X