Ini Alasan Banyak Investor Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

Kompas.com - 22/04/2018, 13:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Rabu (27/9/2017). KOMPAS.com/Erna Dwi LidiawatiMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Rabu (27/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu di Sulawesi Tengah mulai dilirik banyak investor. Ada beberapa faktor yang kemudian membuat KEK Palu menarik minat para investor yang tak hanya datang dari dalam negeri, melainkan juga dari luar negeri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan, hal pertama yang membuat KEK Palu menarik perhatian investor adalah karena letaknya strategis berada di wilayah utara-selatan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

“Jadi seluruh bahan baku dari Sulawesi bisa masuk ke sini. Investor datang saja. Kami yakin mereka akan untung,” ucap Airlangga dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (22/4/2018).

Lantaran berada di wilayah utara-selatan ALKI, KEK Palu didukung dengan adanya Pelabuhan Pantoloan dengan kapasitas saat ini mencapai 37.000 TEUs.

Airlangga pun meyakini jika ke depannya investor akan semakin tertarik menanamkan modalnya di KEK Palu seiring dengan rencana penambahan kapasitas Pelabuhan Pantoloan menjadi 1,2 juta TEUs.

Baca juga : 14 Investor Nyatakan Tertarik Berinvestasi di KEK Palu

Infrastruktur lainnya yang juga menunjang KEK Palu adalah Bandara Mutiara Sis Al-Jufri. Bandara dengan jarak 23 kilometer dari KEK Palu itu dapat melayani hingga 1.500 penumpang setiap harinya.

Selain itu, ada pula Jalan Trans Sulawesi Palu-Toli Toli, Palu Outer Ring Road, dan Bypass Palu-Parigi.

"Untuk menopang daya saingnya, kami melakukan pembangunan jalan poros dan jalan lingkungan di dalam KEK Palu sepanjang 1.600 meter, pembangunan sentra industri kecil dan menengah (IKM), dan pengadaan sarana serta prasarana untuk perkantoran di KEK Palu," jelas Airlangga.

KEK Palu sendiri dibangun di atas lahan seluas 1.500 hektar yang hingga 2017 silam sudah terealisasi sekitar 482 hektar.

"KEK Palu ditargetkan bisa menggaet investasi senilai Rp 12,5 triliun dan per Juli 2017, realisasinya mencapai Rp 115 miliar," ungkap Airlangga.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Erick Thohir Bicara soal Subsidi Listrik, Soroti Adanya Mafia

Whats New
Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

Terus Berinovasi, GoFood Pelopori Teknologi Robot Otomatis di Layanan Pesan Antar Makanan

BrandzView
Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Nasabah CIMB Niaga Bisa Ubah Transaksi Kartu Kredit jadi Cicilan 0 Persen Lewat OCTO Mobile, Berikut Caranya

Spend Smart
Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan 'Panic Buying'

Pemerintah Jamin Stok Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Aprindo: Warga Jangan "Panic Buying"

Whats New
Alfamart: Jangan 'Panic Buying' Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Alfamart: Jangan "Panic Buying" Minyak Goreng, Pemerintah Jamin Stoknya

Whats New
Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Berjasa Tangani Pasien, Berapa Gaji Perawat?

Work Smart
Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Gandeng Indosat Ooredo Hutchinson, Bank QNB Indonesia Luncurkan Pinjaman Digital UCan

Whats New
Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Luhut Bakal Buat BLU Batu Bara untuk Permudah PLN, Erick Thohir: Ya, Kami Akan Ikuti

Whats New
Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Pekerja Asing Tak Punya NIK, Kemenkeu Pastikan Tetap Kena Pajak

Whats New
Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Whats New
Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.