Kemenperin Tingkatkan SDM Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kompas.com - 26/04/2018, 06:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) agar memiliki kemampuan mumpuni untuk menyongsong Revolusi Industri 4.0 kini tengah menjadi PR bagi pemerintah.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto pun menyadari hal itu dan menyebut bahwa SDM yang dibutuhkan oleh industri saat ini adalah orang-orang dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital.

Lantas apa yang dilakukan Kementerian Perindustrian untuk meningkatkan kemampuan SDM tersebut?

"Untuk itu, Kementerian Perindustrian telah menggulirkan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi guna menyongsong industri 4.0. Misalnya, pendidikan vokasi yang link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” ungkap Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/4/2018).

Baca juga : Apindo: Revolusi Industri 4.0 Bisa Mengancam Tenaga Kerja Lokal

Program vokasi tersebut sudah dilakukan Kemenperin di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta serta Banten. Total industri yang terlibat sebanyak 558 perusahaan dan 1.537 SMK.

Tak hanya di tingkat SMK, pengembangan SDM itu juga turut dilakukan Kemenperin pada tingkat politeknik.

“Untuk pengembangan SDM di politeknik, kami juga punya program skill for competitiveness (S4C) yang bekerja sama dengan Swiss,” imbuh Airlangga.

Pada tahap awal, ada empat politeknik milik Kemenperin yang akan dikembangkan dalam kerja sama itu.

Politeknik tersebut, yaitu Politeknik Logam Morowali di Sulawesi Tengah, Politeknik Kayu dan Pengolahan Kayu di Kendal, Jawa Tengah, Politeknik Industri Petrokimia di Cilegon, Banten, dan Akademi Komunitas Industri Logam Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Khusus untuk Morowali, Airlangga menggarisbawahi keberadaan laboratorium metalurgi yang disebut lebih baik dari yang ada di universitas negeri saat ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

November Layani Penerbangan Umrah, Ini Persiapan Bandara Kertajati

November Layani Penerbangan Umrah, Ini Persiapan Bandara Kertajati

Rilis
Berapa Tarif Listrik Per kWh PLN Saat Ini?

Berapa Tarif Listrik Per kWh PLN Saat Ini?

Spend Smart
Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Work Smart
Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Whats New
[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Whats New
Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Whats New
Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Spend Smart
Syarat dan Cara Buka Rekening BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Online

Syarat dan Cara Buka Rekening BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Online

Whats New
Simak 3 Cara Transfer BCA ke DANA dengan Mudah dan Praktis

Simak 3 Cara Transfer BCA ke DANA dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Whats New
Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Whats New
Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Rilis
Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Whats New
Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Whats New
Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.