Sumber Daya Manusia Menurut Menkeu Sri Mulyani...

Kompas.com - 08/05/2018, 21:51 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menggunakan hak suaranya dalam Pilkada serentak 2017 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 45 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/2/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat menggunakan hak suaranya dalam Pilkada serentak 2017 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 45 Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/2/2017).

Bila disimak di antara keriuhan pemberitaan di media massa, Sri Mulyani bukan cuma sesekali menyentil dan membahas soal pendidikan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia ini.

Masih pada Mei 2018, Sri Mulyani juga bicara topik ini dalam perspektif dinamika perkembangan teknologi. Kali ini, Sabtu (5/5/2018), dia menuliskan sari pati pembicaraannya saat menjadi salah satu panelis seminar di Filipina.

Baca juga: Sri Mulyani: 2045, Apa Pun yang Dilakukan Indonesia Akan Pengaruhi Negara Lain

“Saya mengungkapkan bahwa di Indonesia saat ini fokus dalam pembangunan infrastruktur yang nantinya diharapkan dapat membangun konektifitas bagi market yang dihasilkan oleh perkembangan teknologi,” ungkap Sri Mulyani.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga menyiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan menyambut dinamika teknologi. Dia pun berkaca pada pengalaman dari era sebelumnya, kemampuan rendah terkait teknologi antara lain berimplikasi pada upah murah yang didapat pekerja Indonesia.

Kesetaraan antara lelaki dan perempuan di Indonesia pun menurut Sri Mulyani dia singgung dalam forum bertema Technological Change, Globalization, and Job, yang merupakan rangkaian pertemuan tahunan ke-51 Bank Pembangunan Asia (ADB) tersebut.

“Dari semua perkembangan teknologi terkini, tidak ada yang dapat menggantikan sifat tulus manusia berupa cinta dan kasih sayang. Robot tidak dapat menggantikan peran dan kehadiran seorang ibu dalam rumah tangga. Teknologi juga tidak akan pernah menggantikan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya,” ungkap Sri Mulyani.

Menurut dia, perubahan besar akan segera terjadi dalam peradaban mamusia karena kehadiran teknologi. Namun, tegas dia, nilai-nilai kemanusiaan tidak akan pernah tergantikan.

“Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam menghadapi perkembangan teknologi,” ujar Sri Mulyani.

Ketakutan Sri Mulyani

Dari banyak kali pembicaraan Sri Mulyani terkait topik sumber daya manusia dan beragam perspektif pembungkusnya, topik yang dia angkat pada Senin malam barangkali yang paling “mak jleb” kalau menurut bahasa millenial.

Bisa jadi nuansa ketegangan politik anggaran terkait topik utang negara menjadi pewarna beda dari arah pembicaraan yang sebenarnya tak banyak beda soal kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani: Saya Tidak Takut Tantangan Berdebat...

Berbicara dalam forum penyambutan bagi alumnus penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sri Mulyani menegaskan bukan tantangan berdebat terkait utang negara yang bisa membuatnya takut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X