Jelang Lebaran, Aprindo Pastikan Stok Barang Kebutuhan Pokok Aman

Kompas.com - 04/06/2018, 12:03 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAKetua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo) memastikan stok barang kebutuhan pokok di semua anggota peritelnya memadai menjelang Hari Raya Idul Fitri pada pertengahan bulan ini.

Barang kebutuhan pokok yang dijual di ritel juga diyakini tetap berada dalam koridor ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Syukur alhamdulillah, untuk stok barang sekarang semua sudah terpenuhi, di seluruh gudang anggota Aprindo dalam dua bulan terakhir ini. Jadi, kami sudah memiliki stok di distribution center masing-masing untuk jangka waktu enam pekan ke depan dari minggu ini," kata Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).

Menurut Roy, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok dan harganya yang dijual melalui toko-toko ritel di Indonesia. Hal tersebut termasuk untuk lima produk utama, yakni beras, gula, minyak goreng kemasan, daging, serta bawang.

Baca juga: Buwas: Sembako Harus Dikuasai Negara

Mengenai harga ayam yang sebelumnya sempat melonjak, Roy mengungkapkan Kementerian Perdagangan sudah mengontrol harga di pasar selama beberapa waktu belakangan ini. Melalui upaya tersebut, diharapkan harga ayam sudah bisa turun dan kembali normal di pasaran, yaitu dari rentang Rp 28.000 sampai Rp 30.000 per kilogram.

"HET beras juga sudah dari minggu lalu diturunkan, khususnya yang medium, karena jenis itu yang paling dibutuhkan masyarakat," tutur Roy.

Dia memprediksi, dengan adanya pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) yang turut menyasar pensiunan tahun ini, pertumbuhan industri ritel bisa naik 15 sampai 20 persen dibanding tahun lalu.

Dalam satu tahun, momen bulan puasa dan Lebaran memang merupakan pendorong paling signifikan dalam mendorong pertumbuhan industri ritel di Indonesia.

"Lebaran tahun ini harusnya lebih baik dari tahun lalu, karena THR diberikan oleh pemerintah hampir Rp 35 triliun dan menyasar para pensiunan. Tahun ini diharapkan konsumsi akan lebih baik dari tahun lalu," ujar Roy.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani Sebut Tingkat Konsumsi 30 Persen Penduduk Termiskin RI Sudah Berangsur Pulih

Sri Mulyani Sebut Tingkat Konsumsi 30 Persen Penduduk Termiskin RI Sudah Berangsur Pulih

Whats New
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik hingga Juni 2021 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik hingga Juni 2021 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Whats New
Mau Bisnis Makanan? Simak Dulu 7 Tips Ini

Mau Bisnis Makanan? Simak Dulu 7 Tips Ini

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021 |  Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

[POPULER MONEY] Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021 | Kekayaan Elon Musk Hilang Rp 378 Triliun

Whats New
Di Depan Ratu Belanda, Sri Mulyani Paparkan Masalah Kesenjangan Akses Keuangan Perempuan RI

Di Depan Ratu Belanda, Sri Mulyani Paparkan Masalah Kesenjangan Akses Keuangan Perempuan RI

Whats New
Contoh Daftar Riwayat Hidup dengan Format yang Baik dan Benar

Contoh Daftar Riwayat Hidup dengan Format yang Baik dan Benar

Work Smart
Amankan Pasokan Bawang Merah Saat Lebaran, Sang Hyang Seri Gandeng PT Alami Orion Agrotama

Amankan Pasokan Bawang Merah Saat Lebaran, Sang Hyang Seri Gandeng PT Alami Orion Agrotama

Whats New
Simulasi KPR di 4 Bank BUMN, Mudah dan Akurat

Simulasi KPR di 4 Bank BUMN, Mudah dan Akurat

Spend Smart
Bisnis Resto Terempas, Virtual Dining Concept Sebuah Solusi?

Bisnis Resto Terempas, Virtual Dining Concept Sebuah Solusi?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Tips Membeli Rumah Pertama | Aspek Penting Membangun Tangga di Hunian Kecil | Mengenali Tanda Serangan Rayap di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Tips Membeli Rumah Pertama | Aspek Penting Membangun Tangga di Hunian Kecil | Mengenali Tanda Serangan Rayap di Rumah

Rilis
Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Ekonom: Kalau Enggak Mau Kebanjiran Impor, Jangan Ikut Kerja Sama Dagang!

Whats New
Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Waskita dan HK Siap Lepas Ruas Tol yang Dikelola untuk LPI

Whats New
BGR Logistic Gandeng KAI untuk Optimalkan Layanan Logistik dan Pergudangan

BGR Logistic Gandeng KAI untuk Optimalkan Layanan Logistik dan Pergudangan

Rilis
Hingga Hari Ini, 5 Juta Orang Sudah Lapor SPT Tahunan

Hingga Hari Ini, 5 Juta Orang Sudah Lapor SPT Tahunan

Whats New
Dorong Kompetisi Sehat, Pemerintah Diminta Susun Regulasi E-Commerce

Dorong Kompetisi Sehat, Pemerintah Diminta Susun Regulasi E-Commerce

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X