Bank Mandiri Berencana Pidanakan SNP Finance

Kompas.com - 06/06/2018, 08:00 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus yang sedang membelit SNP Finance sepertinya akan semakin berlarut-larut. Berawal dari gagal bayar bunga medium term note (MTN) kepada para investor hingga akhirnya dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Kemudian ditambah lagi oleh tunggakan kredit kepada 14 kreditur.

Mengutip Kontan.co.id, Rabu (6/6/2018), PT Bank Mandiri Tbk justru melihat adanya itikad tidak baik dari SNP Finance. Ditambah lagi adanya dugaan penyalahgunaan kredit yang diberikan Mandiri kepada SNP Finance.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, tindakan SNP Finance untuk mengajukan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) secara sukarela dinilai sebagai tindakan menghindari kewajiban.

“Kami juga menduga adanya tindakan penyalahgunaan kredit oleh SNP Finance. Kami akan tempuh jalur hukum bila setelah melakukan temuan,” ujar Rohan saat ditemui di Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Rohan menjelaskan, SNP sebenarnya sudah menjadi nasabah Mandiri sejak 16 tahun yang lalu dan, sempat juga mengalami restrukturisasi pada tahun 2016. Namun, semua kewajibannya dapat diselesaikan dengan baik. Jadi secara historis, SNP Finance termasuk nasabah yang baik.

Hingga akhirnya di tahun 2018 ini kewajiban SNP Finance mulai sedikit goyang, hingga puncaknya SNP Finance gagal membayar bunga MTN dan mengajukan PKPU ke pengadilan niaga. Total kewajiban SNP Finance kepada Mandiri sebesar Rp 1,4 triliun.

Hingga Juni ini, SNP Finance ada pada level kolektibilitas 2 atau dalam perhatian, dan belum menjadi kredit macet atau non-performing loan (NPL).

Rohan menjelaskan, sebenarnya limit kredit dari SNP Finance sebesar Rp 2,8 triliun. Agunannya sebagian besar berupa piutang serta saham. Untuk saham salah satunya terdapat saham Sanken di dalamnya.

Menurutnya, apabila jadi pailit maka kemungkinan juga aset yang diagunkan tidak sebanding dengan nilai utang yang ada yakni Rp 1,4 triliun.

Rencana tindakan hukum dan pidana akan dilakukan setelah proses penelusuran yang akan dibantu oleh pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan (PPATK). Apabila sudah memiliki temuan, pihaknya akan mengajak 13 bank lain untuk ikut memidanakan SNP Finance. Sebagai catatan total ada 14 bank yang menjadi kreditur SNP Finance serta 21 investor pemegang MTN SNP Finance.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.