"Contraflow" Akan Diberlakukan Ketika Macet 2 Kilometer di Tol Saat Mudik

Kompas.com - 08/06/2018, 06:00 WIB
Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek dari Km 50 sampai dengan Km 35+600 arah Jakarta, Minggu (1/4/2018). PT Jasa MargaContraflow di Tol Jakarta-Cikampek dari Km 50 sampai dengan Km 35+600 arah Jakarta, Minggu (1/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan, bakal ada kebijakan baru terkait rekayasa lalu lintas (lalin) di jalan tol saat arus mudik Lebaran.

“Sekarang enggak boleh panjang-panjang. Kemarin kan agak panjang (macet) baru contraflow, sekarang contraflow akan dilakukan apabila antrean sudah mencapai 2 kilometer," ucap Bambang dalam diskusi di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Baca: Viral Pelemparan Batu di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Ini Kata Jasa Marga

Bambang menambahkan, kebijakan ini akan diatur oleh kepolisian di lapangan sesuai diskresi yang telah ditentukan.

Adapun batas kemacetan 2 kilometer tersebut telah disepakati bersama dengan institusi terkait lainnya dalam rapat di Kantor Staf Presiden (KSP) Selasa lalu.

Meski begitu, rekayasa lalin contraflow bisa dilakukan tak hanya di jalan tol, melainkan juga bisa di luar tol.

"Contraflow ini nantinya bisa dilakukan tidak hanya di jalan tol meskipun saat ini kebijakannya baru akan diterapkan, walaupun sampai saat ini masih sebatas di jalan tol," ujar Bambang.

Untuk itu, Bambang mengimbau pemudik untuk bisa mematuhi aturan tersebut sambil mematuhi rambu-rambu lalin yang ada.

Himbauan itu sendiri sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengatasi tantangan yang ada selama arus mudik nanti.

Tantangan yang ada dalam angkutan Lebaran 2018 ini disebut Bambang bukanlah sinergi antar lembaga. Menurut dia, peran yang krusial adalah menertibkan masyarakat agar mudah diatur selama arus mudik dan balik. 

"Jadi jangan suudzon, kalau dialihkan ke jalan nasional, jangan terus berpikir dikerjain. Ikuti aturan dan arahan petugas," sambung dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani Putuskan Harga Pertalite dan Tarif Listrik Subsidi Tak Naik Tahun Ini

Sri Mulyani Putuskan Harga Pertalite dan Tarif Listrik Subsidi Tak Naik Tahun Ini

Whats New
Tahan Harga Pertalite, Kas Pertamina Bisa Tekor Rp 190 Triliun

Tahan Harga Pertalite, Kas Pertamina Bisa Tekor Rp 190 Triliun

Whats New
Serap Ide Masyarakat, IWIP Berikan Alat Tangkap Perikanan kepada 20 Nelayan di Halmahera Timur

Serap Ide Masyarakat, IWIP Berikan Alat Tangkap Perikanan kepada 20 Nelayan di Halmahera Timur

Rilis
IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Menguat Jelang Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin dkk Menguat, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Usai Jokowi Resmi Cabut Larangan Ekspor CPO, Organisasi Petani Kelapa Sawit Minta Pembenahan Regulasi di BPDPKS

Usai Jokowi Resmi Cabut Larangan Ekspor CPO, Organisasi Petani Kelapa Sawit Minta Pembenahan Regulasi di BPDPKS

Whats New
Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Whats New
SPKS Sambut Baik Keputusan Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng

SPKS Sambut Baik Keputusan Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng

Whats New
Syarat dan Biaya Cabut Berkas Motor Tanpa Calo

Syarat dan Biaya Cabut Berkas Motor Tanpa Calo

Spend Smart
Keran Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Bapak Presiden

Keran Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Bapak Presiden

Whats New
E-Toll Bakal Diganti MLFF Buat Bayar Tol, Bagaimana Nasib Uang Elektronik Perbankan?

E-Toll Bakal Diganti MLFF Buat Bayar Tol, Bagaimana Nasib Uang Elektronik Perbankan?

Whats New
[ POPULER MONEY ] Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik | Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

[ POPULER MONEY ] Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik | Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Subsidi BBM dan Listrik Bengkak, Sri Mulyani Minta Anggaran Ditambah

Subsidi BBM dan Listrik Bengkak, Sri Mulyani Minta Anggaran Ditambah

Whats New
Dapat Restu Jokowi, Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya

Dapat Restu Jokowi, Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya

Whats New
STA Resources Target Ekspansi Perkebunan Sawit hingga 50.000 Hektar 2025

STA Resources Target Ekspansi Perkebunan Sawit hingga 50.000 Hektar 2025

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.