Angkutan Lebaran, AP II Gratiskan Tarif Pendaratan Pesawat "Extra Flight"

Kompas.com - 08/06/2018, 22:48 WIB
Ilustrasi landasan pacu bandara Thinkstockphotos.comIlustrasi landasan pacu bandara

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II memberikan insentif kepada maskapai berupa cashback 100 persen untuk tarif pelayanan jasa pendaratan pesawat selama masa angkutan Lebaran 2018. Masa angkutan Lebaran yang dimaksud adalah dari 7 Juni hingga 24 Juni 2018.

"Insentif ini sebagai salah satu upaya memaksimalkan peran bandara melalui pembagian penerbangan secara rata, khususnya di luar jam sibuk atau golden time," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (8/6/2018).

Awaluddin menjelaskan, insentif ini hanya diberikan untuk pesawat yang merupakan hasil pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight, di luar penerbangan reguler.

Melalui insentif ini, harapannya perjalanan pesawat selama musim angkutan Lebaran 2018 bisa berlangsung lancar dan mengurai kepadatan jadwal penerbangan pada jam-jam sibuk.

Baca juga: Layani Angkutan Lebaran 2018, Pelni Siapkan 26 Kapal Laut

Pemberian insentif juga disebut Awaluddin sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi operasional 24 jam di sejumlah bandara yang bernaung di bawah AP II.

Sampai saat ini, bandara yang sudah beroperasi 24 jam baru Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Awaluddin mengungkapkan, program insentif diyakini mendorong pencapaian target jumlah penumpang di 14 bandara AP II sebanyak 116 juta penumpang. Selama periode Januari-Mei 2018, tercatat sudah ada 45,2 juta penumpang atau meningkat 9,5 persen dibanding posisi tahun lalu yang hanya 41,3 juta penumpang.

Sementara, pergerakan pesawat dari Januari sampai Mei 2018 adalah 353.250 pergerakan atau meningkat 8,9 persen dibanding tahun 2017 yang sebanyak 324.355. Target pergerakan pesawat untuk tahun ini dipatok mencapai 1 juta pergerakan.

"AP II memproyeksi extra flight selama masa angkutan Lebaran sebanyak 838 pergerakan pesawat. Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada H-6 sebanyak 3.013 pergerakan pesawat atau naik 9 persen dibandingkan puncak arus mudik tahun lalu sebanyak 2.539 pergerakan," tutur Awaluddin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.