Menhub Beri Beasiswa Pendidikan Anak Petugas Tol Cipali yang Tewas - Kompas.com

Menhub Beri Beasiswa Pendidikan Anak Petugas Tol Cipali yang Tewas

Kompas.com - 13/06/2018, 19:42 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) menggendong seorang anak sambil berbicang dengan pemudik gratis bersepeda motor asal Jakarta yang baru turun dari KM Sabuk Nusantara 80, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/6). Menurut Menhub tingkat keterisian kuota mudik gratis menggunakan kapal laut pada Lebaran 2018 mencapai 90 persen dari 30 ribu kuota pemudik yang disiapkan. ANTARA FOTO/R. Rekotomo Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) menggendong seorang anak sambil berbicang dengan pemudik gratis bersepeda motor asal Jakarta yang baru turun dari KM Sabuk Nusantara 80, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/6). Menurut Menhub tingkat keterisian kuota mudik gratis menggunakan kapal laut pada Lebaran 2018 mencapai 90 persen dari 30 ribu kuota pemudik yang disiapkan.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah akan memberi beasiswa pendidikan untuk anak-anak petugas Tol Cipali yang tewas saat bertugas pada musim mudik Lebaran 2018.

"Dari Kemenhub sebagai tanda simpati karena mereka menjalankan tugas negara akan memberikan beasiswa untuk sekolah anak-anaknya dengan nilai sama seperti yang diberikan Jasa Raharja," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (13/6/2018).

Sebelumnya, Budi Karya memastikan dua petugas Jalan Tol Cipali yang tewas tertabrak mobil pemudik mendapat asuransi dari Jasa Raharja.

"Saya sampaikan duka cita atas meninggalnya petugas di Cipali kemarin. Terkait itu, Jasa Raharja akan asuransi sebesar Rp 50 juta untuk masing-masing korban," ujarnya.

Tingkatkan kewaspadaan

Adanya tragedi tersebut membuat Budi Karya kembali mengingatkan para pemudik untuk senantiasa berhati-hati.

Selain itu, dia juga meminta pemudik yang kelelahan untuk segera beristirahat dan tidak memaksa memacu kendaraannya.

"Saya kembali meminta agar semuanya berhati-hati karena ini ritual yang dilakukan banyak orang, jadi lakukanlah dengan baik dan hati-hati," kata Budi Karya.

Kendaraan pemudik melintasi Jembatan Kalikuto di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/6/2018). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan jembatan tersebut untuk dilalui kendaraan pemudik menuju ke Semarang, Solo, Surabaya dan sekitarnya tanpa keluar di exit Gringsing.MAULANA MAHARDHIKA Kendaraan pemudik melintasi Jembatan Kalikuto di ruas tol fungsional Batang-Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/6/2018). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan jembatan tersebut untuk dilalui kendaraan pemudik menuju ke Semarang, Solo, Surabaya dan sekitarnya tanpa keluar di exit Gringsing.

Sebelumnya diberitakan, dua orang petugas Tol Cipali bernama Fahmi Hasyim, warga Majalengka dan Rustiana, warga Indramayu tewas setelah tertabrak kendaraan pemudik dari Jakarta menuju Cirebon.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 12.05 WIB di KM 126-200A.

Kedua petugas Lintas Marga Sedaya (LMS) itu ditabrak oleh Abdullah bin Martoha (21) yang mengemudikan Chevrolet dengan plat nomor B1192EVC.


Komentar
Close Ads X