Ini Bahaya Balon Udara yang Terbang hingga Ketinggian Jelajah Pesawat

Kompas.com - 17/06/2018, 23:23 WIB
Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERADirektur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Maraknya masyarakat yang menerbangkan balon udara di Jawa Tengah dan sekitarnya dalam rangka menyambut 1 Syawal 1439 Hijriah jadi perhatian pemerintah.

Hal itu dikarenakan balon udara dengan ukuran besar diterbangkan begitu saja, terbawa angin sampai ditemukan oleh pilot yang sedang mengudara.

Direktur Utama Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau AirNav, Novie Riyanto, menjelaskan seperti apa bahaya balon udara di rute-rute penerbangan pesawat.

Hal pertama yang perlu dipahami adalah kebanyakan balon udara yang dilaporkan ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur, di mana merupakan rute ke-5 tersibuk di dunia.

(Baca: Sejak Lebaran, Ada 71 Laporan Balon Udara Membahayakan Penerbangan)

"Dampaknya adalah pesawat menabrak balon tersebut. Ada dua akibat, kalau nabrak di kokpit atau bagian depan pesawat, pilot enggak bisa lihat dan kehilangan jarak pandang sama sekali," kata Novie saat ditemui Kompas.com di gedung Kementerian Perhubungan, Minggu (17/6/2018).

Novie menyebutkan, kalau mobil yang kaca depannya terhalang balon udara, masih bisa disingkirkan oleh pengendara.

Berbeda dengan pesawat, pilot tidak bisa begitu saja menyingkirkan balon udara yang menutupi bagian depan dengan keluar saat sedang mengudara di ketinggian puluhan ribu kaki di atas permukaan laut.

Balon udara yang mengganggu keselamatan penerbangan diamankan dari berbagai daerah selama Lebaran 2018Dok. Humas Angkasa Pura I Balon udara yang mengganggu keselamatan penerbangan diamankan dari berbagai daerah selama Lebaran 2018

Akibat berikutnya yang lebih parah adalah balon udara tersedot masuk ke turbin mesin lalu membuat mesin mogok.

Jika mesin pesawat sampai bermasalah, maka risiko yang paling parah adalah mesin tidak bekerja dan pesawat terjun bebas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Bedanya Produk Eucalyptus Kementan dengan yang di Pasaran?

Apa Bedanya Produk Eucalyptus Kementan dengan yang di Pasaran?

Whats New
Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air PHK Pegawai, Mengapa?

Garuda, Lion Air, dan Sriwijaya Air PHK Pegawai, Mengapa?

Whats New
Menteri Edhy: Saya Tidak Peduli Akan Di-bully seperti Apa...

Menteri Edhy: Saya Tidak Peduli Akan Di-bully seperti Apa...

Whats New
Pizza Hut di AS Dinyatakan Pailit,  Bagaimana di Indonesia ?

Pizza Hut di AS Dinyatakan Pailit, Bagaimana di Indonesia ?

Whats New
Menpan RB Curhat soal Sulitnya Pangkas PNS yang Tak Produktif

Menpan RB Curhat soal Sulitnya Pangkas PNS yang Tak Produktif

Whats New
Ada Politisi Gerindra di Balik Eksportir Benur, Menteri Edhy: Tidak Masalah, Saya Siap Dikritik

Ada Politisi Gerindra di Balik Eksportir Benur, Menteri Edhy: Tidak Masalah, Saya Siap Dikritik

Whats New
Pasarkan Produk Eucalyptus, Kementan Jajaki Kerja Sama dengan Jepang dan Rusia

Pasarkan Produk Eucalyptus, Kementan Jajaki Kerja Sama dengan Jepang dan Rusia

Whats New
Percepat Realisasi Anggaran Pemerintah di Semester II akan Dorong Ekonomi RI

Percepat Realisasi Anggaran Pemerintah di Semester II akan Dorong Ekonomi RI

Whats New
Kata Edhy Prabowo, Ini Sederet Manfaat Legalkan Alat Tangkap Cantrang

Kata Edhy Prabowo, Ini Sederet Manfaat Legalkan Alat Tangkap Cantrang

Whats New
Kadin Ramal Ekonomi Kuartal II Terkontraksi 6 Persen, Ini Penyebabnya

Kadin Ramal Ekonomi Kuartal II Terkontraksi 6 Persen, Ini Penyebabnya

Whats New
Tokopedia Laporkan Oknum yang Jual 91 Juta Data Pelanggannya ke Polisi

Tokopedia Laporkan Oknum yang Jual 91 Juta Data Pelanggannya ke Polisi

Whats New
 BCA Pertahankan Posisi Pertama untuk Indonesia’s Most Valuable Brand

BCA Pertahankan Posisi Pertama untuk Indonesia’s Most Valuable Brand

Whats New
Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Whats New
Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Work Smart
Inhaler dan Roll On Eucalyptus akan Dipasarkan Akhir Juli 2020

Inhaler dan Roll On Eucalyptus akan Dipasarkan Akhir Juli 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X