Menhub Sebut Proyek MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Segera Rampung - Kompas.com

Menhub Sebut Proyek MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Segera Rampung

Kompas.com - 01/07/2018, 18:57 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Depo MRT Lebak Bulus di Jakarta, Minggu (1/7/2018).KOMPAS.com/Mutia Fauzia Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Depo MRT Lebak Bulus di Jakarta, Minggu (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Depo Mass Rapid Transit (MRT) Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/7/2018) untuk pertama kalinya.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub menyatakan progres proyek MRT Jakarta Lebak Bulus-Bundaran HI sudah mencapai 94 persen.

"Untuk progres sudah 94 persen. Sebenarnya tinggal tes-tes saja yang dilakukan sama pengiriman terakhir. Tetapi karena ini syarat keselamatan yang cukup tinggi, waktu untuk melakukan trial cukup panjang," kata Budi Karya.

Menhub mengatakan, seiring dengan dirampungkannya proyek MRT Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI), proyek pembangunan MRT fase II untuk Bundaran HI-Kampung Bandan akan segera dimulai pada akhir 2018.

Baca juga: Tarif MRT Jakarta Diusulkan Rp 8.500 Per 10 Km

Seluruh proses pembangunan MRT jalur selatan-utara dari Lebak Bulus ke Kampung Bandan dan MRT jalur barat-timur dari Ujung Menteng ke Kembangan diharapkan dapat rampung pada 2024.

"Satu langkah yang baik dan kita minta kepada PT MRT untuk pembangunan MRT dari utara ke selatan dan dari timur ke barat itu paling lambat selesai 2024," ujarnya.

Menurut Menhub, jika seluruh proyek pembangunan infrastruktur transportasi Jakarta rampung, maka pada 2024, Jakarta dapat bebas dari kemacetan.

KRL Jabodetabek yang saat ini beroperasi, kata dia, dapat menampung hingga 2,5 juta penumpang. Ditambah dengan MRT selatan-utara dapat menampung 300.000 hingga 400.000 penumpang.

Baca juga: MRT Jakarta Fase II Bakal Telan Dana Rp 22,5 Triliun

Dikombinasikan dengan MRT barat-timur yang diperkirakan dapat mengangkut 1 juta penumpang, maka sudah ada 3,5 juta penduduk Jakarta yang dapat terangkut dengan transportasi umum.

"Di tambah LRT Jabodetabek mengangkut 400.000 penumpang, kalau ada 4 angkutan LRT ada 1,2 juta, maka sudah 5 juta penumpang tertampung," kata dia.

Dengan berjalannya seluruh angkutan umum pada 2024 mendatang, Menhub menyebut 50 persen penduduk Jakarta dapat terakomodasi .

"Sehingga pada tahun itu, insyaAllah Jakarta tidak macet," ucapnya.

Baca juga: Uji Coba Kereta MRT Jakarta 9 Agustus

Kompas TV Stasiun MRT Lebak Bulus berdiri di area seluas 10 hektar.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X