Menteri BUMN Minta Rest Area Jalan Tol Bisa Dongkrak UMKM Setempat - Kompas.com

Menteri BUMN Minta Rest Area Jalan Tol Bisa Dongkrak UMKM Setempat

Kompas.com - 11/07/2018, 14:43 WIB
Rest area di kilometer 519 tol Colomadu - Sragen yang masih berada dalam tahap pembangunan saat dilalui KompasTekno, Selasa (29/5/2018).KOMPAS.com/ OIK YUSUF Rest area di kilometer 519 tol Colomadu - Sragen yang masih berada dalam tahap pembangunan saat dilalui KompasTekno, Selasa (29/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta BUMN ikut berperan memaksimalkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol.

Menurut Rini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah membantu merangsang pertumbuhan ekonomi di masyarakat. BUMN tersebut melakukannya dengan memaksimalkan rest area sebagai tempat bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) rintisannya.

"Saya ingin pembangunan dan keberadaan jalan tol tidak hanya sebatas menghubungkan jalan dari satu daerah ke daerah lain. Tapi bagaimana dengan adanya jalan tol ini, ekonomi masyarakat sekitar menjadi semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi mereka. Sehingga multiplier effect dari pembangunan infrastruktur itu jelas dan nyata," ujar Rini dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/7/2018).

Rini menambahkan, keberadaan UMKM di rest area jalan tol merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Untuk itu, pihaknya bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemda setempat akan bersinergi dalam mengelola dan mengembangkannya.

"Geliat ekonomi masyarakat seperti ini harus terus ditingkatkan. Ke depan akan kita konsepkan benar-benar mengenai zona UMKM di rest area. Kita akan sandingkan dengan Himbara dan program kami yang sudah berjalan yakni Rumah Kreatif BUMN," kata Rini.

Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani menambahkan, hingga saat ini jumlah UMKM binaan Jasa Marga yang telah beroperasi di beberapa rest area sebanyak 424 UMKM. Jumlah tersebut tersebar di tujuh ruas tol, yakni Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Jagorawi, Purbaleunyi, Palikanci, Semarang, dan Solo-Ngawi.

Khusus di rest area 207 A Tol Palikanci, saat ini sudah beroperasi sebanyak 27 UMKM dengan beragam jenis usaha. Mulai dari Rumah Makan Pujasera, oleh-oleh khas Cirebon, Tahu Sumedang, Minuman Jus Buah, Gerai kerajinan Batik Cirebon, hingga jasa tambal ban. Rest area ini dikelola langsung oleh anak usaha Jasa Marga yakni PT Jasamarga Properti.

"Ke depan juga kami akan menekankan kembali kriteria UMKM-nya dan konsep pengelolaannya bersama Kementerian BUMN. Namun dalam waktu bersamaan, UMKM yang sudah berjalan ini, kami juga melakukan pembinaan hingga usahanya semakin meningkat dan naik kelas menjadi usaha menengah, tidak lagi mikro," ujar Desi.



Close Ads X