Periode Lebaran 2018, Pendapatan PLN Jabar Turun 50 Persen - Kompas.com

Periode Lebaran 2018, Pendapatan PLN Jabar Turun 50 Persen

Kompas.com - 12/07/2018, 09:45 WIB
General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Prawana  ketika ditemui awak media di Desa Karang Nunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (11/7/2018).KOMPAS.com/Mutia Fauzia General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Prawana ketika ditemui awak media di Desa Karang Nunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (11/7/2018).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Periode Lebaran 2018 ini, realisasi pendapatan PT PLN (Persero) mengalami penurunan hingga 50 persen, karena sektor industri atau pabrik banyak yang libur.

"Ya pendapatan pasti turun, jadi hampir 50 persen. Periodenya menjelang libur bersama. Karena beban Jabar itu dipakai untuk industri dan bisnis 60 persen. Pada saat libur otomatis turun," ujar General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Prawana ketika ditemui di Desa Karang Nunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (11/7/2018).

Angka 50 persen tersebut setara dengan Rp 2 triliun dari keseluruhan pendapatan PLN Jawa Barat yang berjumlah Rp 4,2 triliun setiap bulannya.

I wan menjelaskan, sebagai unit distribusi terbesar, pendapatan PLN Distribusi Jawa Barat berkontribusi sebesar 21 persen dari keseluruhan pendatan PLN secara nasional.

"Jadi goncangannya ada di Jabar. Kontribusi 2 triliun itu 21 persennya buat nasional, terus digabung dengan Jatim (Jawa Timur), Jateng (Jawa Tengah), yang besar-besar itu," jelas Iwan.

Sebelumnya, sebagai informasi Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan PLN berpotensi kehilangan Rp 10 triliun pendapatannya selama libur lebaran. Sebab setiap musim lebaran konsumsi listrik baik di sektor rumah tangga maupun industri cenderung turun.

Ditambah lagi, pada peride libur lebaran kali ini, jumlah libur lebaran lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu 11 hari.



Close Ads X